Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
WARTAKOTALIVE.COM, BANTARGEBANG - Kabel semrawut dan menggantung rendah di sepanjang Jalan H Djole, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dikeluhkan warga.
Keluhan itu diantaranya karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Seorang warga sekitar, Pengke (43) mengatakan kondisi kabel tersebut rupanya sudah berlangsung lama dan hingga kini tak kunjung ditertibkan.
“Kalau dibilang malu, ya malu. Bekasi bukannya maju, bukannya keren, malah kelihatan berantakan,” kata Pengke saat ditemui di lokasi, Rabu (21/1/2026).
Pengke menjelaskan, kabel-kabel tersebut kerap tersangkut kendaraan bermuatan tinggi seperti truk dan kontainer.
Baca juga: Pemkab Karawang Siap Tertibkan Kabel Udara, Studi Tiru ke Kota Bogor
Akibatnya, kabel putus lalu jatuh ke badan jalan hingga mengenai pengendara sepeda motor.
“Sering kejadian. Mobil tinggi nyangkut, kabel putus, jatuh, dan kena pengendara motor,” jelasnya.
Pengke menuturkan, peristiwa tersebut bukan hanya sekali terjadi.
Bahkan, insiden serupa sudah berulang kali terjadi di ruas jalan tersebut.
“Sering, sudah sering terjadi,” tuturnya.
Pengke menyampaikan kabel yang menjuntai rendah itu diduga terdiri dari berbagai jenis, mulai dari kabel listrik hingga kabel optik milik penyedia layanan telekomunikasi.
Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya karena menurutnya sebagian kabel masih dialiri listrik.
“Macam-macam kabelnya, ada listrik, ada optik. Tapi pasti ada setrumnya. Ini yang bikin takut,” ucapnya.
Pengke menegaskan, kondisi kabel semrawut tersebut telah terjadi selama lebih kurang 10 tahub tanpa ada penanganan serius.
Tak hanya di bagian atas, Pengke menyebut kabel-kabel juga menumpuk di bagian bawah dan semakin memperparah kesemrawutan di sepanjang Jalan H Djoleh.
“Harusnya yang di atas diurus, yang di bawah juga dirapihin. Jangan dibiarkan begini terus,” keluhnya.
Sebagai warga, Pengke berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan pihak terkait tidak lagi menutup mata terhadap persoalan tersebut.
“Semua juga tahu kondisi ini. Kabel ini tidak ada manfaatnya buat masyarakat, malah membahayakan. Tolonglah segera dirapihkan,” harapnya.
Keluhan lain disampaikan warga lainnya, Adit (32).
Adit mengatakan, kondisi kabel semrawut itu justru menambah pemandangan jalan menjadi kumuh.
Pemkot Bekasi atau pihak relevan seharusnya tidak tinggal diam.
Ia pun berharap ada solusi terbaik mengatasi kondisi tersebut.
"Jadi jelek aja pemandangan, kumuh, sebaiknya segera itu dirapihkan," singkat Adit saat ditemui di lokasi, Rabu (21/1/2026). (M37)