Dari Kegelisahan Jadi Harapan, Pemuda Barabai HST Bangun Serba Suruh demi Bertahan Hidup
January 21, 2026 05:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Setiap pagi, M. Firdaus dan rekan-rekannya berangkat kerja tanpa jas ataupun seragam perusahaan. Yang mereka bawa hanyalah alat seadanya, semangat kebersamaan, dan satu tekad: tetap bekerja.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), sekelompok pemuda Barabai memilih jalan berbeda. Alih-alih menunggu lowongan pekerjaan, mereka menciptakan pekerjaan sendiri lewat layanan berbasis komunitas bernama Serba Suruh Barabai.

Ide itu lahir dari kegelisahan sederhana, banyak kawan sebaya yang menganggur dan kebingungan mencari penghasilan.

“Kami sering ngobrol, sama-sama bingung mau kerja apa. Akhirnya salah satu teman berinisiatif, kenapa tidak buka jasa saja, apa pun yang bisa kami kerjakan,” tutur Firdaus, pengelola Serba Suruh Barabai, Rabu (21/01/2025). 

Sejak resmi berjalan Rabu 7 Januari 2026, komunitas kecil ini menjadi sandaran harapan. Awalnya hanya lima orang, semuanya berteman sejak kecil. Kini, anggotanya tumbuh menjadi 14 pemuda yang saling menguatkan satu sama lain.

Berbasis di kawasan Muntiraya Luar, mereka menerima berbagai pekerjaan harian yang sering kali dianggap sepele, namun sangat berarti di antaranya membersihkan rumah, merapikan halaman, memotong rumput, hingga menebang pohon di pekarangan warga. 

Bahkan, sesekali mereka dipercaya memasang wallpaper dinding.

Baca juga: Sepeda Motor Membawa Jeriken, Terbakar di Jalan Kompleks Coyra Raya Angkasa Banjarbaru

“Kerjaannya capek, tapi kami jalani dengan senang. Yang penting bisa dapat penghasilan halal,” kata Firdaus sambil tersenyum.

Tak ada gengsi di antara mereka. Peralatan kerja pun sebagian besar dibawa sendiri, mulai dari mesin pemotong rumput hingga alat kebersihan sederhana. Sementara peralatan rumah tangga seperti sapu dan pel biasanya disiapkan oleh pemilik rumah.

Respons masyarakat pun di luar dugaan. Hampir setiap hari, permintaan jasa datang silih berganti. Dalam sehari, mereka bisa menerima hingga empat pekerjaan berbeda.

“Alhamdulillah, hampir tidak ada hari kosong. Itu yang bikin kami bertahan dan terus semangat,” ungkap Firdaus.

Di balik keringat dan lelah, kebersamaan menjadi kekuatan utama Serba Suruh Barabai. Karena telah berteman sejak kecil, suasana kerja selalu diwarnai canda dan tawa, meski pekerjaan terkadang berat.

“Capek iya, tapi kami nikmati. Ada saja cerita lucu setiap hari,” ujarnya.

Bagi Firdaus dan rekan-rekannya, Serba Suruh Barabai bukan sekadar jasa pekerjaan. Ini adalah bentuk perlawanan terhadap keterbatasan, sekaligus upaya sederhana agar anak muda tetap bisa bertahan hidup dengan cara yang terhormat.

Ke depan, mereka berharap layanan ini dapat berkembang lebih profesional dan dipercaya lebih luas oleh masyarakat.

“Kami ingin Serba Suruh Barabai jadi tempat anak muda punya pekerjaan, sekaligus membantu warga yang butuh tenaga,” tutup Firdaus.

Masyarakat yang ingin menggunakan jasa Serba Suruh Barabai dapat menghubungi melalui akun TikTok @serbasuruhbarabai_, yang akan langsung terhubung dengan admin. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.