TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Anan, seorang warga yang tinggal di tepi jalan Sei Unggar, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bergegas keluar kamar setelah mendengar suara benturan keras.
Sumber suara hantaman keras pada Selasa (20/1/2026) sore itu berasal dari luar.
Benar saja, suara keras tersebut berasal dari dua unit mobil yang terlibat kecelakaan di Tanjungpinang.
"Saya kurang tahun detik-detik tabrakan. Saya hanya dengar suara benturan keras, brak," aku Anan, saat ditemui TribunBatam.id di sekitar lokasi kejadian, Rabu (21/1/2026).
Ia melihat mobil Toyota Rush dengan mobil bak terbuka yang terlibat dalam lakalantas itu.
Saat ia keluar rumah, posisi mobil Rush dalam posisi terbalik.
Sementara pikap sudah masuk ke dalam semak belukar.
Tidak ada orang lain yang ikut menjadi korban.
Kedua kendaraan tidak membawa penumpang.
"Kedua sopir hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki saja," akunya.
Beberapa menit setelah kejadian, kedua kendaraan itu di bawah ke bengkel oleh masing-masing pengemudi.
"Mobil mereka tidak diderek. Masih bisa jalan sendiri," jelasnya.
Kedua mobil nahas itu alami kerusakan berat di bagian depan.
"Kaca depan mobil Rush pecah. Bodi depan penyok. Sementara pikap alami kerusakan di samping kanan, bagian depan," tuturnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerusakan material mencapai puluhan juta Rupiah.
Video kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Rush hitam dengan pikap hijau sempat viral di media sosial (medsos).
Dalam video yang beredar tampak mobil Rush sudah dalam kondisi terbalik.
Keempat roda berada di posisi atas.
Kaca depan pecah dan berhamburan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Untuk memastikan kronologi kejadian, TribunBatam.id mendatangi lokasi kecelakaan.
Insiden itu berada di Jalan Ungar, Dompak Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).
Berdasarkan pengakuan saksi mata Anan, peristiwa ini terjadi pada Selasa (20/1/2026) sekira pukul 14.20 WIB.
Sebelum kejadian, mobil Rush melaju kencang dari arah Tanjung Moco menuju ke arah jalan Wacopek, Kijang Bintan.
Sementara mobil bak terbuka, saat itu baru saja keluar dari pemukiman penduduk Kampung Unggar.
Berdasarkan pantauan TribunBatam.id di lapangan, tempak kejadian berada di depan rumah warga.
Jalan sedikit berbalok. Pada siang hanya sedikit saja kendaraan yang melintas di sana.
Kendaraan yang paling banyak melintas di sana adalah sepeda motor.
Pengendara begitu kencang saat melewati di lokasi tersebut.
Di TKP pecahan kaca mobil masih berserakan di sisi kiri jalan, dari arah jalan Wacopek.
Ada bekas rem warga hitam masih membekas di atas bahu jalan.
Beberapa rumah ada di kanan jalan lokasi, sementara di bagian kiri jalan berbatasan langsung dengan semak belukar.
Beberapa kayu di pinggir jalan patah, akibat di tertimpa pekap.
Sampai dengan saat ini, tempat itu masih jadi perhatian publik.
Dugaan sementara, mobil Rush tidak bisa mengendalikan kecepatan mobil, sehingga menabrak mobil bak terbuka yang hendak menyeberang.
Peristiwa ini tidak dilaporkan ke Satlantas Polresta Tanjungpinang.
Kedua belah pihak memutuskan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)