Jakarta (ANTARA) - Kebayoran Baru menjadi fokus pemugaran bangunan sejarah dan pusat bisnis sebagai visi Jakarta masuk jajaran 20 kota global teratas dunia pada 2045.
"Kebayoran Baru diarahkan menjadi pusat bisnis berskala internasional dan pemugaran bangunan bersejarah dalam destinasi wisata urban dan budaya," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar dalam Sidang Pleno Rangkaian Musrenbang Tingkat Kecamatan di Ruang Antasari Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu.
Anwar menambahkan pengembangan wilayah lainnya yakni wisata kreatif dan kuliner di Tebet, pelestarian budaya lokal di Perkampungan Betawi Setu Babakan, Blok M didorong menjadi Ibu Kota diplomatik ASEAN dan kawasan segitiga emas di Setiabudi.
Oleh karena itu, pihaknya mengarahkan seluruh kepala unit kerja perangkat daerah (UKPD) beserta jajarannya untuk berperan aktif dalam setiap tahapan forum.
"Sinergi lintas sektor adalah kunci untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dan direalisasikan secara maksimal," ucapnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan delapan isu strategis pembangunan daerah, yaitu peningkatan kualitas modal manusia serta mewujudkan perekonomian yang produktif dan kompetitif.
Kemudian, kecukupan penghidupan bagi seluruh warga, penguatan ketahanan masyarakat, pemerintahan yang dinamis dan responsif, pemenuhan kecukupan infrastruktur kota, penguatan ekosistem yang berketahanan iklim dan peningkatan konektivitas kawasan dalam mendukung kegiatan masyarakat.
Nantinya, Jakarta Selatan agar difokuskan pada pembangunan yang mencakup peningkatan produktivitas bisnis berinvestasi tinggi, pengembangan pusat retail dan inovasi bisnis, pengembangan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas serapan air dan pengendalian udara.
Gubernur DKI Pramono Anung sebelumnya menginstruksikan agar lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu segera berkoordinasi dengan Kepala Bappeda DKI Jakarta untuk menindaklanjuti usulan dalam Musrenbang.







