Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularang KM 83 B arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/1/2026) pagi.
Insiden tersebut merenggut nyawa satu orang pengemudi mobil Toyota Innova dengan nomor polisi B 1466 FQN yang diketahui merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Korban tewas diduga kuat adalah Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Baca juga: Daftar Korban Luka Kecelakaan KA Menoreh Tabrak Truk di Cirebon, Masinis dan Asistennya Patah Tulang
Pj Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody, menjelaskan kronologi kejadian bermula sekitar pukul 09.25 WIB. Saat itu, kendaraan korban melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur kanan.
"Diperkirakan kendaraan berjalan di lajur dua atau lajur kanan dan hendak mendahului dari lajur kiri ke lajur satu. Namun karena kondisi hujan cukup deras dengan pandangan terbatas, kendaraan diduga mengalami out of control," ujar Ipda Kemas Dody kepada wartawan di Kantor PJR Tol Cipularang, Kamis (22/1/2026).
Akibat hilang kendali, kata Dody, mobil korban membanting setir dan menabrak beton pembatas jalan, sebelum akhirnya kembali menghantam sebuah dump truk bernomor polisi A 9304 ZX yang berada di depannya.
"Mobil tersebut menabrak pembatas beton yang ada di median jalan, lalu kembali menabrak dump truk. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kasus ini kami serahkan ke Unit Laka Polres Purwakarta," ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diketahui hanya seorang diri di dalam kendaraan. Korban sempat mengalami luka serius di bagian dada, kaki, serta sisi kanan tubuhnya.
"Korban masih hidup saat dievakuasi. Karena respon cepat dari petugas bersama Jasa Marga dan ambulans, korban langsung dibawa ke RS Abdul Radjak Purwakarta," katanya.
Namun naas, informasi yang didapat Tribunjabar.id dari RS Abdul Radjak, korban dinyatakan tewas saat tiba di rumah sakit.
Pantauan di lokasi, kendaraan Toyota Innova yang dikemudikan korban mengalami kerusakan parah. Bagian depan mobil ringsek berat, sisi kanan kendaraan hancur, menunjukkan kerasnya benturan.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran korban sempat terjepit di dalam badan kendaraan, ditambah kondisi cuaca hujan deras yang mengguyur kawasan Tol Cipularang saat kejadian.
Sementara itu, sopir dump truk yang terlibat kecelakaan sekaligus saksi mata, Saipul, mengungkapkan bahwa dirinya saat itu dalam kondisi berhenti di bahu jalan.
Baca juga: Sopir Truk Tangki Penyebab KA Menoreh Kecelakaan Sudah Ditunggu Polisi setelah Pulih
"Saya lagi berhenti mau ngecek mobil, baru mau naik dan duduk, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Kejadiannya keras sekali, saya kaget," ujar Saipul.
Saipul mengatakan truk yang dikemudikannya bermuatan keramik dan hendak menuju wilayah Bandung. Ia juga memastikan tidak mengalami luka maupun kerusakan berarti pada kendaraannya.
"Saya engga tahu mobilnya dari mana, tahu-tahu sudah nabrak. Hujan deras waktu itu," ucapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dump truk saat kejadian.(*)
#TribunBreakingNews