SURYA.co.id Surabaya - Persebaya Surabaya dikabarkan mengakhiri perburuan terhadap striker asal Portugal, Joao Tavares, menjelang bergulirnya putaran kedua.
Berdasarkan informasi yang SURYA.co.id himpun, keputusan penghentian perburuan Joao Tavares ini diambil demi menjaga stabilitas internal tim.
Langkah ini juga dipicu oleh kondisi skuad Bajol Ijo yang saat ini tengah mengalami surplus atau overkuota pemain asing.
Saat ini Persebaya tercatat memiliki 13 pemain asing, sementara regulasi resmi liga hanya memperbolehkan pendaftaran maksimal 11 pemain.
Kondisi tersebut memaksa manajemen untuk lebih fokus melakukan perampingan skuad daripada mendatangkan pemain baru di lini depan.
Baca juga: Prediksi Skor PSIM vs Persebaya Surabaya, Ujian Mental Skuad Anyar Bajol Ijo
Selain batalnya Joao Tavares, nama Milos Pantovic yang sempat masuk dalam radar pantauan kini justru semakin dekat untuk bergabung dengan Persija Jakarta.
Macan Kemayoran dikabarkan bergerak cepat mengamankan tanda tangan eks pemain Bayern Munchen II tersebut guna menambah daya gedor mereka.
Persebaya sendiri memilih untuk memberikan kepercayaan penuh kepada barisan pemain yang baru saja didatangkan pada awal Januari 2026 ini.
Beberapa nama baru seperti Bruno Paraíba, Jefferson da Silva, dan Gustavo Fernandes sudah mulai beradaptasi dengan pola latihan tim.
Bruno Paraíba diproyeksikan menjadi penyerang, sementara Jefferson dan Gustavo akan memperkuat sektor pertahanan Bajol Ijo.
Manajemen juga tengah mempersiapkan pengumuman resmi terkait bergabungnya Pedro Matos yang sebelumnya membela Semen Padang.
Di sisi lain, proses perampingan skuad mulai memakan korban dengan santernya kabar pelepasan striker asal Brasil, Diego Maurício, ke klub India.
Bek tengah senior Kadek Raditya juga telah resmi berpamitan kepada publik Surabaya setelah mengabdi selama 2,5 tahun terakhir.
Kepergian beberapa pemain lama ini menjadi bagian dari strategi pelatih Bernardo Tavares untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat di dalam tim.
“Setiap posisi harus memiliki persaingan yang kompetitif, karena hal itu sangat penting untuk perkembangan tim secara keseluruhan,” ujar Tavares pada 18 Januari 2026.
Pelatih asal Portugal tersebut ingin memastikan bahwa tidak ada pemain yang merasa posisinya aman tanpa memberikan kontribusi maksimal.
Kini, fokus utama tim adalah membangun chemistry antara pemain lama dan rekrutan baru sebelum laga perdana di putaran kedua dimulai.
Bonek dan Bonita menyambut antusias perubahan ini dengan harapan Persebaya mampu tampil lebih agresif dan tetap konsisten di papan atas klasemen.
Ujian pertama bagi skuad anyar ini dijadwalkan akan tersaji dalam laga persahabatan melawan PSIM Jogjakarta dalam waktu dekat.