TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pemerintah Kabupaten Tambrauw merampungkan Rancangan Anggaran Pendapatan (RAP) Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2026 yang selanjutnya memasuki tahap evaluasi di tingkat Provinsi Papua Barat Daya.
"Setelah itu tinggal penetapan APBD agar segera bisa digunakan untuk pelayanan masyarakat dan pelaksanaan program di lapangan,” ujar Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath didampingi Pelaksana tugas (Plt) Sekda Yosep Yewen usai Rapat Percepatan Penyelesaian RAP Otsus 2026 di Kota Sorong, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Jalan Fef-Miyah Menyempit dan Berbatu, Mobilitas Warga Tambrauw Terhambat
Yeskiel menjelaskan, penggunaan Dana Otsus Tambrauw diarahkan terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di bidang pendidikan, pemkab mengembangkan sistem sekolah berpola asrama guna menjawab tantangan geografis wilayah yang berjauhan antardistrik.
"Kami kembangkan sekolah berasrama agar anak-anak bisa dipusatkan, dididik, dan dikontrol secara baik," kata Yeskiel.
Menurutnya, sejak 2013, pemkab juga menyekolahkan anak-anak Tambrauw ke Probolinggo, Jawa Tengah melalui Dana Otsus dari jenjang SMP hingga SMA, bahkan diarahkan sampai ke perguruan tinggi.
Di sektor kesehatan, lanjut Yeskiel, Pemkab Tambrauw memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan mengirimkan dokter guna menempuh pendidikan spesialis.
"Tahun ini (2026) ada tiga dokter yang kami kirim mengambil spesialis. Harapannya ke depan kebutuhan layanan kesehatan di Tambrauw bisa terpenuhi," ucap Yeskiel. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)