Antrean Haji di Sulawesi Tenggara 26 Tahun, Daftar Tunggu Capai 54 Ribu Orang
January 22, 2026 07:02 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Jumlah calon jemaah haji di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masih menunggu keberangkatan ke Tanah Suci mencapai 54 ribu orang.

Data tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, Muhammad Lalan Jaya, saat dikonfirmasi Tribunnewssultra.com, Kamis (22/1/2026).

Lalan mengatakan puluhan ribu calon jemaah dalam daftar tunggu atau waiting list haji ini tersebar di 17 kabupaten dan kota.

Daerah tersebut meliputi Kota Kendari, Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Konawe Selatan.

Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Wakatobi, Bombana, dan Kota Baubau.

Baca juga: Selama 4 Tahun Berturut-turut, Kuota Jemaah Haji Kota Kendari Terbanyak di Sulawesi Tenggara

“Rata-rata masa tunggu keberangkatan jemaah haji di Sulawesi Tenggara saat ini mencapai sekitar 26 tahun,” ujar Lalan.

Mantan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sultra ini menyampaikan, untuk penentuan jadwal keberangkatan haji kini sepenuhnya mengacu pada sistem urutan pendaftaran atau waiting list.

Skema tersebut menggantikan mekanisme lama yang menggunakan perhitungan kuota berdasarkan rasio jumlah penduduk muslim di setiap daerah.

Sistem sebelumnya dinilai kerap menimbulkan ketimpangan, karena daerah dengan jumlah penduduk muslim besar harus menunggu lebih lama dibanding wilayah lain. 

Kondisi itu dianggap tidak sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan bagi calon jemaah.

Baca juga: 53 Cadangan Isi Sisa Kuota Haji Sulawesi Tenggara 2026, Jemaah Tunda Pelunasan Berangkat 2027

“Setelah dilakukan evaluasi, pemerintah menetapkan sistem daftar tunggu sebagai acuan utama penentuan keberangkatan,” katanya.

Dengan mekanisme waiting list, calon jemaah yang mendaftar lebih awal akan memperoleh giliran berangkat lebih cepat, tanpa dipengaruhi jumlah penduduk muslim di daerah asal.

“Jadi, semua jemaah diperlakukan sama berdasarkan urutan pendaftaran, sesuai amanat undang-undang,” jelasnya.

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sultra berada di Asrama Haji Kendari, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.