Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Transjakarta melakukan penyesuaian layanan pada sejumlah rute menyusul adanya genangan air dan kepadatan lalu lintas di beberapa wilayah Jakarta pada jam sibuk Kamis (22/1) sore.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan operasional dan kenyamanan pelanggan.
Berikut adalah penyesuaian layanannya:
Perpendekan Rute
Koridor 3 (Kalideres - Monas): Menjadi Monas - Damai (Genangan air & macet di Pulo Nangka).
Rute 3F (Kalideres - Senayan Bank Jakarta): Menjadi Senayan Bank Jakarta - Damai (Genangan air & macet di Pulo Nangka).
Koridor 10 (Tj Priok - PGC): Menjadi Tj Priok - Halim. Tidak melayani Halte Simpang Cawang s/d PGC (Genangan air di Jl. Sutoyo).
Baca juga: Hujan Deras Picu Macet, Layanan Transjakarta Tersendat di Petukangan hingga Priok
Pengalihan Rute
Rute 10H (Tj Priok - Bundaran Senayan): Sebagian bus via JIS; tidak melayani Halte Pademangan s/d Jembatan Merah (Kepadatan di Jl. RE Martadinata).
Rute 5N (Ragunan - Kp Melayu): Tidak melayani Bus Stop Gang H. Abdul Wahab dan Pasar Buncit di kedua arah (Genangan air di Pasar Kambing).
Rute 4K (Pulo Gadung - Kejaksaan Agung): Arah Pulo Gadung tidak melayani Halte Cawang s/d F.O Jatinegara (Genangan air di Cawang Sutoyo).
Keterlambatan Kedatangan Bus
Beberapa rute mengalami keterlambatan operasional dikarenakan hambatan di jalur:
Rute 6T (Pasar Minggu - Velbak): Kepadatan di Jl. Brawijaya.
Rute 5F, 6C, 6D, dan JAK 48A: Genangan air di sekitar SMP 115 arah Jl. Prof. Dr. Satrio.
Baca juga: Hujan Deras Rendam Jakarta, 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Banjir hingga Sore Hari
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat penyesuaian ini. Tim di lapangan terus memantau situasi secara real-time untuk memastikan layanan kembali normal segera setelah kondisi jalan memungkinkan," jelas Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani, Kamis (22/1/2026).
Pelanggan diimbau untuk selalu update dan memantau informasi terkini melalui aplikasi TJ: Transjakarta dan kanal sosial media resmi Transjakarta.
Hujan Deras, 45 RT dan 22 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang hingga Sore Ini
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga Kamis pukul 15.00 WIB terdapat 45 RT dan 22 ruas jalan yang tergenang akibat curah hujan tinggi.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan genangan terjadi di beberapa wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 90 sentimeter.
Di Jakarta Barat, genangan tercatat di 18 RT yang tersebar di lima kelurahan. Rinciannya, Kelurahan Kapuk satu RT dengan ketinggian 30 cm, Kedaung Kali Angke delapan RT dengan ketinggian 45 hingga 80 cm, Rawa Buaya tiga RT setinggi 35 cm, Sukabumi Selatan dua RT dengan ketinggian mencapai 90 cm, serta Kedoya Utara empat RT dengan ketinggian 15 cm.
Sementara itu, di Jakarta Selatan terdapat 27 RT yang terdampak, terdiri atas 26 RT di Kelurahan Petogogan dengan ketinggian air sekitar 30 cm dan satu RT di Kelurahan Cipulir dengan ketinggian 60 cm. Seluruh genangan tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
Selain permukiman warga, genangan juga terjadi di 22 ruas jalan yang tersebar di wilayah Jakarta Utara, Barat, Selatan, Timur, dan Pusat.
Beberapa ruas jalan yang terdampak antara lain Jalan Gaya Motor Raya dan sekitarnya di Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, Jalan Daan Mogot KM 13 di Cengkareng Timur, Jalan Pondok Karya di Pela Mampang, hingga Jalan Letjen Suprapto di Cempaka Putih Timur dengan ketinggian air mencapai 40 cm.
BPBD juga mencatat satu ruas jalan, yakni Jalan Yusuf di Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, telah dinyatakan surut.
Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak.
Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi optimal.
Selain itu, BPBD bekerja sama dengan lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan lanjutan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112, yang beroperasi gratis selama 24 jam.(m27)