Banjir Jakarta Makin Meluas: 80 RT dan 23 Ruas Jalan Tergenang
January 22, 2026 08:19 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, per pukul 18.00 WIB, terdapat 80 RT dan 23 ruas jalan yang tergenang akibat hujan deras yang melanda wilayah Ibu Kota, Kamis (22/1/2026).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, genangan tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan serta luapan sejumlah kali, seperti Kali Krukut, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 80 RT dan 23 ruas jalan tergenang," kata Isnawa kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan data BPBD, wilayah Jakarta Selatan menjadi area dengan sebaran titik banjir terbanyak, yakni 42 RT.

Di wilayah ini, banjir terparah terjadi di Kelurahan Pela Mampang dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter (cm). Sementara itu, Kelurahan Petogogan mencatat wilayah terdampak terluas dengan 26 RT terendam air setinggi 30-40 cm.

Meski Jakarta Selatan memiliki jumlah RT terdampak terbanyak, ketinggian air paling ekstrem tercatat di Jakarta Barat.

Di Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat, banjir mencapai ketinggian 110 cm. Total terdapat 22 RT di Jakarta Barat yang tergenang, mencakup Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, hingga Kedoya Utara.

Sementara itu, di Jakarta Timur, banjir merendam 16 RT. Kelurahan Rawa Terate mencatat ketinggian air hingga 90 cm, sedangkan wilayah bantaran kali seperti Bidara Cina dan Kampung Melayu terendam 30-60 cm akibat luapan Ciliwung.

Jalan Tergenang

Selain permukiman, banjir juga mengganggu akses lalu lintas di 23 ruas jalan. Beberapa jalan strategis yang tergenang cukup tinggi antara lain:

  • Jl. Kebon Pala II, Jakarta Timur: ketinggian 60 cm.
  • Jl. Daan Mogot KM 13, Cengkareng, Jakarta Barat: ketinggian 50 cm.
  • Jl. Strategi Raya, Joglo, Jakarta Barat: ketinggian 50 cm.
  • Jl. Pulo Raya IV, Petogogan, Jakarta Selatan: ketinggian 50 cm.

Isnawa memastikan, petugas gabungan dari BPBD, Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat telah dikerahkan untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," imbuhnya. 

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan dapat menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika membutuhkan bantuan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.