TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kondisi terburu-buru kerap membuat pengendara mengabaikan aspek keselamatan.
Padahal, saat dikejar waktu, risiko kecelakaan justru meningkat karena pengendara cenderung memacu kecepatan dan mengambil keputusan secara spontan.
Supervisor Safety Riding & Community Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Habib Permadi mengimbau pengendara untuk tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, apa pun kondisinya.
Keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemampuan mengendalikan motor.
Tetapi juga pada sikap dan mindset pengendara itu sendiri.
Dengan membiasakan Cari Aman, termasuk saat terburu-buru, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan budaya berkendara yang lebih aman dapat terwujud di tengah masyarakat.
Berikut ini tips berkendara aman saat terburu-buru dari Asmo Sulsel:
Baca juga: 5 Tips Aman Naik Motor untuk Pelajar, Jangan Asal Gas
1. Lakukan Safety Check
Salah satu langkah sederhana namun krusial adalah memastikan kondisi diri dan kendaraan sebelum berkendara.
Meski hanya memiliki waktu terbatas, pengendara disarankan meluangkan 1–2 menit untuk melakukan safety check singkat.
Seperti memastikan rem berfungsi optimal, lampu menyala dengan baik, serta kondisi tubuh dalam keadaan fit dan fokus.
2. Kontrol Emosi
Pengendara juga perlu mengontrol emosi dan tidak memaksakan diri saat berada di jalan.
Terburu-buru seringkali memicu sikap agresif, seperti menyalip sembarangan, menerobos lampu lalu lintas, atau tidak menjaga jarak aman.
3. Jangan Memaksakan Kecepatan
Meningkatkan kecepatan demi mengejar waktu justru memperbesar risiko kecelakaan.
Menjaga ritme berkendara yang stabil dan patuh terhadap aturan lalu lintas justru dapat membantu pengendara tiba di tujuan dengan lebih aman.
Habib menegaskan keselamatan tidak pernah sebanding dengan waktu yang ingin dihemat.
“Dalam kondisi terburu-buru, yang paling penting adalah tetap berpikir jernih. Jangan biarkan rasa panik menguasai diri, karena satu keputusan yang salah di jalan bisa berakibat fatal. Lebih baik terlambat beberapa menit daripada harus menghadapi risiko kecelakaan,” jelas Habib di Makassar, Kamis (22/1/2026).
4. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap tetap wajib dilakukan, meskipun jarak tempuh terasa dekat atau waktu sangat mepet.
Helm berstandar, jaket, sarung tangan, hingga sepatu menjadi perlindungan dasar yang dapat meminimalkan dampak cedera jika terjadi hal yang tidak diinginkan.(*)