30 Korban Kebakaran Pusat Perbelanjaan Ditemukan Tewas Terkunci di Sebuah Toko
January 23, 2026 08:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, KARACHI - Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan Gul Plaza, Karachi, Pakistan.

Jumlah korban tewas terus bertambah dan kini mencapai sedikitnya 60 orang.

Pejabat setempat menyebutkan, lonjakan jumlah korban terjadi setelah tim penyelamat menemukan sedikitnya 30 jenazah di satu toko yang hangus terbakar di dalam kompleks tersebut.

Baca juga: Pria Menyamar Jadi Wanita Curi Uang Tabungan Rp177 Juta yang Dipamerkan Teman di Medsos

Operasi pencarian dan evakuasi di pusat perbelanjaan bertingkat tiga itu masih berlanjut hingga Kamis (22/1/2026), sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Lebih dari 80 orang dilaporkan masih hilang sejak kebakaran besar terjadi pada Sabtu (17/1/2026) pekan lalu.

Deputi Inspektur Jenderal Karachi South Syed Asad Raza mengatakan kepada Dawn bahwa sedikitnya 30 jenazah ditemukan di sebuah toko yang berada di lantai mezzanine.

Dia menyebutkan, jumlah korban tewas secara keseluruhan diperkirakan mencapai 61 orang setelah penemuan terbaru tersebut.

Raza menegaskan bahwa total jumlah korban akan dipastikan setelah proses identifikasi DNA selesai.

Deputi Komisioner Karachi South, Javed Nabi Khoso, menjelaskan, ke-30 korban mengunci diri di dalam toko tersebut dengan niat sembunyi dari kobaran api.

Media lokal melaporkan, para korban berlindung di dalam toko setelah terjadi kepanikan dan desak-desakan di dalam pusat perbelanjaan pada saat awal kebakaran.

Kepala Menteri Provinsi Sindh Murad Ali Shah menyampaikan dukacita atas meningkatnya jumlah korban tewas.

Dia pun memerintahkan agar proses pembersihan puing dihentikan sampai seluruh jenazah berhasil ditemukan, demikian laporan media setempat.

Sementara itu, tim forensik terus mengumpulkan sampel dari sisa-sisa jenazah yang ditemukan di dalam kompleks untuk proses identifikasi.

Di sisi lain, keluarga korban yang masih hilang mengkritik lambannya proses pencarian di kompleks perbelanjaan tersebut.

Faraz Ali, yang ayah dan adiknya yang berusia 26 tahun berada di dalam pusat perbelanjaan saat kebakaran terjadi, mengatakan kepada AFP bahwa dia hanya menginginkan satu hal.

"Saya ingin jenazah ditemukan dan diserahkan kepada keluarga mereka yang berhak," ujarnya.

"Itu saja, agar keluarga mendapatkan sesuatu, sedikit kenyamanan, sedikit kedamaian. Setidaknya biarkan kami melihat mereka untuk terakhir kalinya, dalam kondisi apa pun, agar kami bisa mengucapkan selamat tinggal," kata pria berusia 28 tahun itu.

Komisaris Karachi, Syed Hassan Naqvi, yang memimpin komite penyelidikan bentukan pemerintah Sindh, mengunjungi lokasi kebakaran pada Rabu (21/1/2026).

Dia menyatakan bahwa sistem keselamatan kebakaran di pusat perbelanjaan tersebut tidak memenuhi standar internasional, menurut laporan media lokal.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan secara resmi. (*)

 

Sumber: https://www.kompas.com/global/read/2026/01/22/155254870/niat-sembunyi-dari-api-30-korban-kebakaran-ditemukan-tewas-terkunci-di-1.

Baca juga: 2 Kecelakaan Libatkan Crane Terjadi dalam 2 Hari di Thailand, 34 Orang Tewas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.