Jatim Terpopuler: WNA Kamboja Diduga Jadi Korban Kekerasan - Rumah Kadis PUPR Kota Madiun Digeledah
January 23, 2026 08:14 AM

Di antaranya WNA asal Kamboja dan anaknya diduga jadi korban kekerasan di Jombang

KPK geledah rumah Kepada Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah

MBG dibagikan ke wali murid yang kerja bakti saat siswa di Pujon diliburkan

Berikut selengkapnya:

WNA Asal Kamboja dan Anaknya Diduga Jadi Korban Kekerasan di Jombang

Seorang warga negara asing (WNA) asal Kamboja berinisial HS (28) saat berada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur diduga jadi korban dugaan kekerasan.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di sebuah rumah di kawasan Perumahan Grand Nature, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang pada Rabu (21/1/2026) sore.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, peristiwa itu terungkap setelah pihaknya menerima panggilan darurat melalui layanan 110 sekitar pukul 15.00 WIB.

WNA DIANIAYA - Pihak kepolisian dari Polres Jombang saat mendatangi lokasi tempat perseteruan antara Warga Negara Asing (WNA) asla Kamboja dengan warga Jombang di Perumahan Grand Nature, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Rabu (21/1/2026) sore. WNA langsung dipulangkan ke Kamboja, laporan dugaan penganiayaan masih ditangani. 
WNA DIANIAYA - Pihak kepolisian dari Polres Jombang saat mendatangi lokasi tempat perseteruan antara Warga Negara Asing (WNA) asla Kamboja dengan warga Jombang di Perumahan Grand Nature, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Rabu (21/1/2026) sore. WNA langsung dipulangkan ke Kamboja, laporan dugaan penganiayaan masih ditangani.  (Istimewa)

Petugas yang dikerahkan ke lokasi mendapati adanya pertengkaran antara seorang perempuan dan seorang pria.

"Setelah dilakukan pengecekan, diketahui perempuan tersebut merupakan WNA asal Kamboja. Sedangkan pria yang terlibat cekcok berinisial MTH (28), warga Jombang," ucap Dimas saat dikonfirmasi terpisah oleh Tribunjatim.com pada Kamis (22/1/2026). 

Dari hasil penanganan awal, keduanya diketahui bukan pasangan suami istri yang terikat pernikahan resmi.

Perselisihan diduga bermula saat korban menyampaikan keinginannya untuk kembali ke Kamboja. 

===> Baca Selengkapnya

KPK Geledah Rumah Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah

Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terpantau melakukan penggeledahan pada Kamis (22/1/2026), sekira pukul 11.00 WIB.

Kali ini menyasar kediaman Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah.

Pantauan TribunJatim.com, terdapat 4 mobil Toyota Innova Hitam terparkir di sepanjang jalan, yang berada di Gang 14, Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

PENGGELEDAHAN - Suasana penggeledahan Kediaman Kepala Dinas PUPR Thariq Megah, Jalan Tanjung Manis Gang 14, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (22/1/2026), sekira pukul 11.00 WIB. Penggeledahan berlangsung tertutup rapat dan terdapat 4 mobil Toyota Innova Hitam terparkir di sepanjang jalan.
PENGGELEDAHAN - Suasana penggeledahan Kediaman Kepala Dinas PUPR Thariq Megah, Jalan Tanjung Manis Gang 14, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (22/1/2026), sekira pukul 11.00 WIB. Penggeledahan berlangsung tertutup rapat dan terdapat 4 mobil Toyota Innova Hitam terparkir di sepanjang jalan. (TribunJatim.com/Febrianto Ramadani)

Baca juga: 6 Jam KPK Obok-obok Rumah Kadis PUPR Kota Madiun, Angkut Koper Hingga Kardus

Semua kendaraan berplat nomor Karesidenan Madiun tersebut, masuk satu persatu ke dalam berjalan secara mundur, sehingga melaju satu persatu.

Saat penggeledahan berlangsung, pagar rumah setinggi 2 meter tertutup rapat.

Serta menyita perhatian tetangga sekitar.

Warga yang penasaran bergegas keluar, menunggu di depan rumah.

===> Baca Selengkapnya

Siswa Diliburkan, MBG Dibagikan ke Wali Murid yang Kerja Bakti

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (21/1/2026) sore hingga malam, menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik.

Akibat peristiwa tersebut, beberapa rumah warga dan warung di sekitar wilayah Pujon terdampak aliran air dan lumpur.

Tidak hanya permukiman, banjir juga menerjang fasilitas pendidikan, salah satunya Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mabruk Qur’an.

Luapan air bercampur lumpur masuk ke area sekolah hingga ruang belajar mengajar.

Dampaknya, kegiatan pembelajaran terpaksa dihentikan dan ratusan siswa diliburkan sementara.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap diberikan dan dimakan para wali murid yang kerja bakti usai sekolah MI Mabruk Qur'an terkena imbas banjir dan longsor di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (22/1/2026)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap diberikan dan dimakan para wali murid yang kerja bakti usai sekolah MI Mabruk Qur'an terkena imbas banjir dan longsor di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (22/1/2026) (Tribun Jatim Network/Purwanto)

Dari pantauan Tribun Jatim Network, Kamis (22/1/2026) pagi nampak petugas dari Damkar, dan Kecamatan dibantu warga serta wali murid siswa melakukan kerjabakti pembersihan lumpur di area sekolah. 

Sukma Febriana salah satu guru MI Mabruk Qur'an mejelaskan kejadian yang menimpa sekolahnya. 

"Kemarin itu semalam kan hujan mulai dari sore, hujan deras, kemudian menyebabkan longsor dan banjir serta airnya meluap ini, sampai ke daerah di sekolah ada lumpur sama air," terang Sukma. 

Ia mengatakan, jika ruangan belajar mengajar juga terkena imbasnya, sehingga siswa diliburkan.

"Sementara kita liburkan sampai kondisinya memungkinkan. Kemarin informasinya hari ini saja, tapi nanti kita lihat dulu kalau memang masih belum memungkinkan, besok kita liburkan lagi," katanya. 

===> Baca Selengkapnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.