SURYA.CO.ID, JAKARTA - Madura United akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (23/1/2026) malam.
Pelatih Madura United, Carlos Parreira secara tegas tidak akan menurunkan kewaspadaan meski Persija tampil pincang.
Persija melakoni laga pekan ke-18 Super League 2025/2026 ini tanpa lima pemainnya.
Baca juga: Giovani Numberi Rekrutan Lokal Pertama Madura United, Senjata Baru Hadapi Persija
Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Bruno Tubarao, dan Ryo Matsumura harus absen karena sanksi. Sementara Hanif Sjahbandi absen karena cedera.
"Kami tahu mereka memiliki masalah ini. Tapi saya sudah lama mengenal pelatih (Persija) Mauricio dari Brasil. Kami saling kenal," kata Carlos Parreira saat jumpa pers jelang laga, Kamis (22/1/2026).
"Saya tahu dia sedang mempersiapkan sesuatu dalam pertandingan ini," tambahnya.
Apalagi secara kualitas pemain, Carlos Parreira menilai Persija diperkuat banyak pemain berkualitas.
Ia yakin, pemain pengganti yang disiapkan secara kualitas juga baik.
"Tentu timnya juga akan tetap kuat. Mereka memiliki pemain-pemain yang sangat bagus untuk menggantikan," ucapnya.
Namun, pelatih asal Brasil itu tidak mau terlalu memikirkan situasi Persija. Ia lebih fokus menyiapkan tim agar bisa tampil maksimal.
Madura United memang sedang berupaya bangkit setelah dua laga terakhir menelan kekalahan beruntun.
"Persiapan kami sangat bagus. Kami yakin bisa datang ke sini dan mendapatkan hasil yang baik," kata Carlos Parreira penuh keyakinan.
Kepercayaan diri pelatih berusia 44 tahun itu bukan tanpa alasan.
Madura United mendapat tambahan kekuatan menyambut laga ini, dua pemain asing baru yang didatang putaran kedua, Riquelme Sousa dan Junior Brandao sudah bisa dimainkan.
"Kami juga memiliki beberapa pemain yang baru pulih dari cedera, beberapa pemain yang baru saja menjalani hukuman kartu merah. Saya rasa besok kami akan tampil kuat," ucapnya.
Selain persiapan taktikal, Carlos Parreira juga mengantisipasi cuaca yang akan terjadi di pertandingan besok. Terutama pengaruhnya terhadap kondisi lapangan.
"Ini bisa mengubah jalannya pertandingan bagi kedua tim. Tim kami ingin bermain menguasai bola. Kami perlu menyesuaikan diri jika hujan dapat membanjiri lapangan," terangnya.
Ia menyadari laga akan berjalan dengan tensi tinggi. Persija selalu tampil garang saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Persija belum tersentuh kekalahan delapan laga kandang, dua laga berakhir imbang, enam laga lainnya berhasil dimenangkan.
Modal penting lain, pertemuan putaran pertama di kandang Madura United, Persija menang 0-1.
"Namun kami siap menghadapi formasi apa pun yang datang. Pemain manapun yang datang, kami harus siap," kata Carlos Parreira.
"Tentu saja Persija akan terus bermain dengan kuat. Kami menghormati mereka. Tetapi kami datang ke sini untuk mencoba mendapatkan poin kembali ke kandang kami," pungkasnya.
Pemain Madura United, Mochammad Diky menyampaikan optimisme sama.
"Untuk match besok, kami secara teknis dan non teknis sudah siap," kata Diky.
Kiper berusia 28 tahun itu menyadari laga tidak akan mudah, Persija diperkuat pemain hebat dan saat ini ada di papan atas klasemen.
"Tapi sepak bola bukan seperti matematika, siapapun bisa dikalahkan maupun mengelahkan. Kami bertekad semaksimal mungkin dan ikhtiar untuk mendapatkan poin di pertandingan besok," pungkasnya