Bantahan Husein Inisiator Demo Pati Soal Uang Bupati Sudewo untuk Beli Mobil, Diklaim Dapat dari Ini
January 23, 2026 10:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Ahmad Husein, inisiator demo di Pati akhirnya buka suara setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memeriksanya di kasus dugaan korupsi Bupati Sudewo. 

Rencana pemeriksaan Ahmad Husein dimungkinkan setelah KPK mencium adanya dugaan adanya aliran uang, terutama setelah Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.

Plt Direktur Penyidikan dan Eksekusi Asep Guntur Rahayu menjelaskan pihaknya berpeluang memeriksa Ahmad Husein terkait apakah yang bersangkutan menerima sejumlah uang dari Sudewo saat berdamai atau tidak.

"Kemudian tadi juga ada koordinatornya (Ahmad Husein), itu kan bisa dilihat bersamanya, video-videonya kan menyebar (ketika berdamai dengan Sudewo). Itu juga akan kita dalami yang ada terjadi di sana," jelas Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Menanggapi hal ini, Husein menyatakan dirinya siap diperiksa apabila lembaga antirasuah memanggilnya.

Baca juga: Nasib Ahmad Husein Inisiator Demo Pati Terancam Usai Bupati Sudewo Jadi Tersangka Korupsi di KPK

Namun hingga saat ini, ia mengaku belum pernah dihubungi oleh aparat penegak hukum, termasuk KPK.

“Kalau mau diperiksa ya monggo,” ujar Husein dikutip surya.co.id dari kompas.com pada Kamis (22/1/2026).

Husein menegaskan dirinya tidak menerima uang dari Sudewo.

Ia bahkan mengaku yakin karena Sudewo sendiri pernah menyatakan tidak pernah memberikan apa pun kepadanya.

“Dan memang, saya waktu pas berdamai dengan Pak Sudewo, kalau benar-benar aspirasi ya harus turun ke bawah. Itu ditanggapi dan direspons,” jelasnya.

Sorotan publik terhadap Husein semakin besar setelah dirinya diketahui membeli sebuah mobil Toyota Agya. Banyak pihak menduga mobil tersebut berasal dari aliran dana Sudewo.

Namun Husein membantah keras tudingan tersebut.

Ia mengeklaim mobil itu dibeli dari hasil live TikTok yang selama ini ia jalani.

“Masalahnya mobil itu cuma buat go manas-manasi (bikin iri) sebelah,” katanya sambil tersenyum.

Menurut Husein, mobil Agya tersebut dibelinya seharga Rp 24 juta karena hanya memiliki STNK tanpa BPKB, sehingga harganya jauh lebih murah.

“Mobil STNK, Pak. Di sini kan biasanya murah,” terangnya.

Siapakah Ahmad Husein?  

Nama Husein mulai dikenal luas setelah menjadi salah satu penggerak aksi demonstrasi yang mendesak Sudewo mundur dari jabatan Bupati Pati pada 13 Agustus 2025.

Husein mampu menggerakkan ribuan warga turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan Bupati Pati Sudewo yang berencana menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Kebijakan tersebut memicu gelombang protes dan desakan agar Sudewo mundur dari jabatannya.

Namun publik dikejutkan ketika Husein tiba-tiba berdamai dengan Sudewo usai melakukan panggilan video pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Berikut sepak terjangnya:

  1. Adu mulut dengan plt Sekda

Ia memimpin demonstrasi yang berlangsung sejak awal Agustus dan memuncak pada 13 Agustus 2025.

Salah satu momen paling viral adalah saat Ahmad Husein terlibat adu argumen dengan Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Riyoso dan Plt Kepala Satpol PP, Sriyatun, ketika petugas hendak menyita ratusan dus air mineral hasil donasi masyarakat.

Peristiwa itu terjadi saat warga menggeruduk kantor Satpol PP pada 5 Agustus.

Gerakan “Pati Banjir Air Mineral” yang ia inisiasi menjadi simbol solidaritas warga. Ribuan karton air mineral dikumpulkan dari donasi masyarakat, bahkan ada yang menyumbang dari luar daerah dan luar negeri.

“Awalnya kami cuma 10 orang di grup WA,” kata Ahmad Husein. “Tapi semakin lama, semakin banyak yang bergabung. Bahkan ada yang kirim donasi dari Thailand.”

2. Usai serukan demo malah balik kanan

KELAKUAN AHAMD HUSEIN - Ahmad Husein saat menyampaikan pembatalan demo 25 Agustus 2025 usai video call dengan Bupati Pati, Sudewo. Kini warganet soroti motor barunya.
KELAKUAN AHAMD HUSEIN - Ahmad Husein saat menyampaikan pembatalan demo 25 Agustus 2025 usai video call dengan Bupati Pati, Sudewo. Kini warganet soroti motor barunya. (Dok Pribadi Ahmad Husein)

Pada Senin (18/8/2025) Ahmad Husein yang menjadi Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyerukan akan menggelar aksi demonstrasi jilid 2 pada 25 Agustus 2025 mendatang. 

Namun, dia bertekat tidak akan membawa nama AMPB tetapi Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu.

Dia mengklaim aksi itu akan dihadiri 50 ribu orang untuk menekan DPRD Pati agar segera memutuskan untuk melengserkan Sudewo.

Namun, hanya berselang sehari, Ahmad Husein sudah berubah sikap. 

Pernyataan itu Husein sampaikan dalam live di akun Tiktoknya Husein Hafid @cybeer94.

"Ya mohon maaf semuanya. Saya bukan pahlawan, dan saya bukan gimana-gimana. Dari sini saya nggak dapat apa-apa ya, yang saya mohon maaf, tanggal 25 saya tidak bisa jalan. Dan saya tetap mengundurkan diri, terimakasih teman-teman semuanya, kemarin sudah berjuang bareng," 

"Saya ketua Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, meminta maaf yang sebesar-besarnya," ucap Husein.

Dalam video live itu, Husein menyinggung tentang pengkhianatan yang dilakukan oleh sosok teman.

"Jenengan nggak tahu rasanya hati dikhianti temen, padahal aku tulus dan mendukung terus," ucap Husein.

3. Bertemu bupati

Banyak yang menduga perubahan sikap Husein itu setelah dia bertemu dengan Sudewo. 

Dugaan ini diperkuat dengan foto dia bersama Sudewo yang beredar di media sosial. 

Dalam foto tersebut, Husein dan Sudewo duduk bersama di atas sebuah sofa berwarna cokelat.

Mereka mengacungkan jempol sambil tersenyum menghadap kamera.

Husein pun mengakui adanya foto itu. 

Menurut Husein, pertemuan itu dilakukan di rumah seorang pengusaha di wilayah Kecamatan Juwana.

Husein memilih berdamai dengan Sudewo dan tidak lagi menuntutnya untuk lengser.

Menurut dia, Sudewo berkomitmen mendengarkan aspirasi rakyat dan menerapkan transparansi anggaran.

Dengan komunikasi itu, Ahmad Husein juga menegaskan sudah tidak memiliki keinginan agar Sudewo lengser sebagai orang nomor satu di Pati.

Dia mengaku sudah melepaskan diri dan tidak ingin ikut campur terkait pengawasan hak angket yang dilakukan panitia khusus (pansus) dari DPRD Pati soal usulan pemakzulan Sudewo.

Dia menuduh aksi yang dilakukan warga Pati sudah ditunggangi untuk kepentingan politik.

4. Coba motor baru hingga beli mobil

Setelah berdamai dengan Sudewo, kelakuan Husein pun menjadi sorotan. 

Di media sosial banyak menyoroti momen saat Husein mencoba motor barunya, dengan beragam reaksi warganet:

“Wayahe tuku motor (waktunya beli motor),”

“Damai cair lur,” atau

“Dagelan apa ini.”

Husein sendiri memilih tidak menanggapi komentar yang membanjiri unggahannya.

Di kesempatan lain, Husein memamerkan mobil Agya yang baru dibelinya kepada para aktivis Pati. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.