TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kepolisian Resor (Polres) Fakfak, Papua Barat, berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran akses menuju Bandar Udara Siboru di Fakfak bagian barat.
Pantauan TribunPapuaBarat.com Kamis (22/1/2026) Polres Fakfak bersama unsur TNI, pemerintah daerah, otoritas bandara, dan maskapai mengikuti Rapat Komite Keamanan Bandara di ruang VIP Bandara Siboru.
Tujuannya untuk memitigasi isu-isu strategis yang berpotensi menghambat aksesibilitas penerbangan tahun 2026.
"Dinamika pemalangan jalan menuju bandara merupakan ancaman nyata terhadap keselamatan penerbangan, kepentingan publik, pariwisata, dan iklim investasi daerah," ujar Wakapolres Fakfak, Kompol Henderjetha H Yassu, di Bandara Siboru, Kabupaten Fakfak, Kamis (22/1/2026).
Menurut Polres Fakfak mengedepankan pendekatan persuasif, dialog, dan mediasi.
Baca juga: Pemkab Fakfak Seriusi Pengembangan Bandara Siboru, Targetkan Perpanjangan Runway
Namun, Polres Fakfak tetap siap menegakkan hukum secara tegas, profesional, dan terukur apabila aga gangguan soal kepentingan umum dan objek vital strategis.
"Melalui sinergi lintas sektor, patroli bersama, deteksi dini, serta komunikasi intensif dengan tokoh adat dan masyarakat, kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan," kata Henderjetha H Yassu.
Antara lain menjamin kelancaran akses Bandara Siboru serta memastikan pelayanan transportasi udara yang aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak.
Jarak dari pusat kota Fakfak Bandar Udara Siboru) sekira puluhan kilometer jika mengikuti rute jalan yang ada saat ini.
Waktu tempuh perjalanan darat menggunakan kendaraan sekira 1 jam lebih.