Dispar Bandar Lampung Dukung Wacana Kampung Warna-warni di Pasir Gintung
January 23, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap wacana Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang berencana menjadikan kawasan permukiman di Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, sebagai kampung warna-warni.

Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berencana membuat rumah rumah yang ada di Kelurahan Pasir Gintung menjadi rumah warna warni saat dirinya mengunjungi daerah tersebut dalam rangka mengecek kali/sungai yang ada di wilayah tersebut beberapa hari lalu.

Dengan adanya wacana program tersebut, Kadispar Bandar Lampung Adiansyah menyebut, daerah tersebut bisa berpotensi besar menjadi destinasi wisata baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Maka dari itu, pihaknya menyambut baik gagasan Wali Kota yang ingin menyulap rumah-rumah warga di kawasan tersebut menjadi lebih berwarna dan tertata.

Menurutnya, konsep kampung warna-warni tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik wisata perkotaan.

"Ya kita support, memang bagus ide Ibu Wali Kota terkait menjadikan kawasan itu sebagai kampung warna-warni. Yang jelas jadi lebih baik, jadi lebih terang, lebih berwarna,” ujar Adiansyah, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, jika kawasan tersebut telah tertata dan memiliki konsep wisata yang jelas, maka akan berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kebersihan lingkungan hingga peningkatan pendapatan masyarakat.

Biasanya, kata dia, kampung dengan konsep unik seperti warna-warni akan menarik minat pengunjung untuk datang, berfoto, dan beraktivitas di lokasi tersebut.

"Nah kemudian kan itu pastinya kalau sudah dibuat jadi kampung warna-warni, dari kebersihan, kemudian dari income juga biasanya berjalan beriringan. Biasanya ada saja yang berkunjung ke sana, melihat-lihat, foto-foto," jelasnya.

Lebih lanjut, Adiansyah menuturkan bahwa meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan secara otomatis akan menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di sekitar lokasi.

Pengunjung yang datang bisa saja membutuhkan makanan, minuman, maupun produk lokal lainnya.

"Dengan begitu kunjungan yang datang otomatis menggerakkan sektor perekonomian di sana juga, termasuk UMKM. Pastinya kan ada yang belanja, mau makan di sana, semua bergerak. Jadi ekonomi masyarakat di sana juga ikut meningkat," tambahnya.

Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat, agar konsep kampung warna-warni benar-benar menjadi ikon wisata baru di pusat Kota Bandar Lampung.

"Sudah bagus lah itu. Mudah-mudahan memang bisa jadi destinasi wisata baru di sana," tukasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.