TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri memastikan akan menutup Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kota Kediri, selama empat hari ke depan.
Kebijakan tersebut diterapkan mulai Kamis (22/1/2026) hingga Minggu (26/1/2026) seiring pelaksanaan pekerjaan pemasangan girder proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan penutupan jalan dilakukan untuk mendukung proses erection girder yang membutuhkan area kerja luas dan sterilisasi jalur.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan tersebut.
"Penutupan jalan dilakukan mulai Kamis pagi pukul 08.00 WIB dan rencananya dibuka kembali pada Minggu malam pukul 24.00 WIB. Dengan demikian, pada Senin (27/1/2026) pagi jalan sudah bisa kembali dilalui," kata Arief, Jumat (23/1/2026).
Selama masa penutupan berlangsung, Arief menegaskan seluruh jenis kendaraan, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi, tidak diperkenankan melintas di ruas Jalan Suparjan Mangun Wijaya.
Meski demikian, masyarakat masih dapat menggunakan jalan sirip di kawasan tersebut dengan tetap mematuhi arahan petugas.
"Pengguna jalan masih bisa melintas di jalan sirip, tetapi harus ekstra hati-hati dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan," terangnya.
Penutupan ini juga berdampak pada pengaturan lalu lintas kendaraan besar, khususnya bus dan truk.
Oleh karena itu, Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk meminimalkan kemacetan dan gangguan aktivitas masyarakat.
Untuk kendaraan bus dari arah Tulungagung, Arief menyebutkan tetap diwajibkan masuk ke Terminal Tamanan sebelum memutar arah ke timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju Surabaya.
Sementara itu, bus dari arah Surabaya tidak diwajibkan masuk terminal dan dapat langsung melintas melalui Jalan Diponegoro ke arah Ngronggo dan Tulungagung.
Baca juga: Mahasiswa Audiensi ke DPC PDIP Tulungagung, Menolak Pilkada Melalui DPRD
Adapun bagi kendaraan pribadi, Dinas Perhubungan merekomendasikan penggunaan jalur alternatif melalui Jalan Kawi dan Jalan Veteran selama penutupan berlangsung.
Jalur tersebut dinilai lebih aman dan mampu menampung arus kendaraan harian.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau para pengusaha maupun pengguna kendaraan bermuatan besar agar mematuhi rute truk yang telah ditetapkan sesuai dengan rekayasa lalu lintas.
"Kami minta agar kendaraan besar mengikuti rute yang sudah ditentukan demi kelancaran bersama," papar Arief.
Arief juga mengingatkan masyarakat yang biasa mengakses angkutan bus di Jalan Suparjan Mangun Wijaya dan sepanjang Jalan Ahmad Dahlan untuk sementara berpindah ke kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara.
"Aktivitas masyarakat lainnya tetap bisa menggunakan Jalan Kawi atau Jalan Veteran," imbuhnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas, Pemkot Kediri menurunkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Kediri Kota, serta LMA selaku pelaksana proyek tol. Arief menegaskan penutupan jalan bersifat fleksibel.
"Jika pekerjaan selesai lebih cepat, jalan akan segera dibuka. Kami mengimbau masyarakat mematuhi rambu dan arahan petugas serta merencanakan perjalanan dengan baik," ujarnya.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik