TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Tanjungpinang, Rustam menjalani pemeriksaan di ruang Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (22/1/2026).
Kadinkes menjalani pemeriksaan ruang penyidik Tipikor selama hampir tujuh jam dari Kamis pagi hingga sore.
Kadinkes Tanjungpinang Rustam datang sejak pukul 09.40 WIB dan baru keluar dari ruang penyidik pukul 16.40 WIB.
Rustam tak sendirian saat mendatangi Mapolda Kepri, seorang staf Dinkes Tanjungpinang terlihat mendampinginya.
Sementara itu di Batam, seorang pengguna jasa di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam meminta agar aktivitas bongkar muat peti kemas dapat dihentikan sementara, selama proses loading penumpang kapal Pelni berlangsung.
Hal itu disampaikan beberapa penumpang menyusul banyaknya debu tanah dari aktivitas trailer peti kemas di area kawasan pelabuhan.
"Debu ini tak bisa dihindari, banyak kali soalnya. Minimal dikurangi, kalau pas penumpang Kelud berangkat dan sandar, kami mintalah aktivitas trailer yang dekat pelabuhan berhenti dulu," ujar seorang penumpang Sandy, yang baru tiba di Batam dari Belawan Medan, Rabu (21/1/2026) sore.
Sandy merasa hal itu perlu dilakukan, mengingat lokasi jalan menuju pelabuhan terbilang sempit.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pengguna jasa di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam meminta agar aktivitas bongkar muat peti kemas dapat dihentikan sementara, selama proses loading penumpang kapal Pelni berlangsung.
Hal itu disampaikan beberapa penumpang menyusul banyaknya debu tanah dari aktivitas trailer peti kemas di area kawasan pelabuhan.
"Debu ini tak bisa dihindari, banyak kali soalnya. Minimal dikurangi, kalau pas penumpang Kelud berangkat dan sandar, kami mintalah aktivitas trailer yang dekat pelabuhan berhenti dulu," ujar seorang penumpang Sandy, yang baru tiba di Batam dari Belawan Medan, Rabu (21/1/2026) sore.
Sandy merasa hal itu perlu dilakukan, mengingat lokasi jalan menuju pelabuhan terbilang sempit.
"Kalau lewat dua trailer berpapasan, kita tak bisa nyalip. Terpaksa makan abu di belakang. Kadang, ngeri sedap juga trailer besar panjang gini. Silap sikit, pindah dunia kita dibuat," ujarnya.
Baca Selengkapnya
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Pencarian Rian Irawan atau yang dikenal dengan Mali (24), warga Pulau Telang, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya membuahkan hasil.
Pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi itu ditemukan mengapung di perairan Pulau Poto, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Kamis (22/1/2026) sekira pukul 08.40 WIB.
Ia sebelumnya dilaporkan terseret arus laut untuk berenang usai bekerja di perairan depan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Senin (19/1/2026) sekira pukul 14.10 WIB.
Artinya, tim sar gabungan menemukan jenazah Mali pada pencarian hari keempat.
Pada pencarian hari sebelumnya, keluarga dan kerabat Mali ikut mencari dengan menyusuri perairan, tempat Mali dilaporkan hilang.
Baca Selengkapnya
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jumlah penumpang kapal Pelni KM Kelud di Pelabuhan Bintang 99, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (21/1/2026) sore terpantau meningkat.
Petugas Pelni Batam tak menyangka jumlah penumpang tiba di Batam masih ramai.
Padahal menurut mereka arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah berakhir.
Beda hal dengan penumpang yang berangkat, jumlahnya hanya ratusan orang.
"Kami juga gak menyangka, penumpang hari ini ramai. Sudah seperti arus balik mudik," sebut Kepala Pelni Cabang Batam, Edwin Kurniansyah saat ditemui di Pelabuhan Bintan 99.
Baca Selengkapnya
TRIBUNBATAM.id, BATAM – Seorang tersangka narkoba di Batam berinisial Wp mencoba mengelabui anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri dengan menyembunyikan tiga paket sabu-sabu dalam bungkus rokok yang ia bawa.
Polisi menemukan rokok itu dari saku celana Wp saat meringkusnya di pintu masuk Perumahan Gardenia Residence, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/1/2026).
Sesudah penangkapan, ia beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Barang bukti yang diamankan berupa sabu dengan berat brutto 16,03 gram disimpan dalam bungkus rokok untuk mengelabui petugas dan menghindari kecurigaan,” jelas Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Suyono,S.I.K.,S.H.,M.H, Kamis (22/1/2026).
Selain Wp, anggota Ditresnarkoba Polda Kepri juga meringkus seorang pelaku lain berinisial Ar.
Baca Selengkapnya
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Aktivitas di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF), Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tetap beroperasi seperti biasa.
Tidak ada hal menonjol yang dilakukan di area bandara sejak pagi hingga sore.
Pelayanan tetap dilakukan secara baik kepada penumpang di sana.
Hari ini, penerbangan maskapai Garuda Indonesia pun masih tetap beroperasi.
Suasana di Bandara RHF hari ini memang tidak terlalu ramai.
Baca Selengkapnya
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Tanjungpinang, Rustam menjalani pemeriksaan di ruang Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (22/1/2026).
Hampir tujuh jam lamanya ia menjalani pemeriksaan ruang penyidik Tipikor.
Ia datang sejak pukul 09.40 WIB dan baru keluar pukul 16.40 WIB.
Rustam tak sendirian saat mendatangi Mapolda Kepri.
Seorang staf Dinkes Tanjungpinang terlihat mendampinginya.
Baca Selengkapnya
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung di Dusun Linau Air Batu, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (22/1/2026) dini hari.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap rumah kayu yang berdiri di atas laut, tepatnya di RT 10/RW 04, sehingga membuat warga sekitar panik.
Rumah tersebut diketahui milik Kepala Dusun 3, Suwandi, yang akrab disapa Lenghuat.
Ketua RT setempat, Yadi, mengatakan api sudah dalam kondisi membesar saat pertama kali diketahui warga.
“Sekitar jam 3 subuh, apinya sudah besar. Baru kami dan orang-orang kampung datang untuk bantu,” ujar Yadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Baca Selengkapnya
[ tribunbatam.id ]