Donald Trump Akui Armada AS Berkekuatan Super Besar Menuju Iran, AS Dalam Misi Membidik Teheran
January 23, 2026 12:11 PM

- Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Washington telah mengirimkan armada kekuatan besar ke Iran.

Bahkan Donald Trump juga tak menutup kemungkinan bahwa armada itu akan melakukan serangan.

Hal ini disampaikan Donald Trump pada awak media di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Davos Swiss pada Kamis (22/1/2026).

"Anda tahu, kami punya banyak kapal yang menuju ke arah itu, untuk berjaga-jaga. Kita punya armada besar (yang menuju) ke arah itu, dan kita lihat saja apa yang akan terjadi," kata Trump.

Dalam pengakuannya, Trump mengaku akan mengawasi Iran dengan sangat cermat.

“Kami memiliki kekuatan besar yang menuju Iran. Saya lebih suka tidak melihat apa pun terjadi,” tambahnya.

"Kami punya armada. Kita punya armada masif yang menuju ke sana, mungkin tidak perlu kita pakai. Kita lihat saja nanti," tegasnya.

Pengerahan kekuatan besar ini seusai Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan militer ke Iran.

Meski AS mengaku melunakkan ancaman, namun seluruh armada militer AS terus berlayar menuju perairan Timur Tengah.

Di antaranya Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln yang menjadi ujung tombak kekuatan militer Washington.

Kapal induk itu sedang menuju ke Timur Tengah di tengah ancaman Donald Trump.

Berdasarkan data pelacakan kapal, kapal induk AS yang ditempatkan di Laut China Selatan selama beberapa hari terakhir, melintasi Selat Malaka pada Selasa (20/1/2026), jalur perairan strategis yang menghubungkan Laut China Selatan dengan Samudera Hindia.

Kapal induk ini juga didampingi oleh tiga kapal perusak dan sedang menuju ke Barat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.