Baca juga: 25 Contoh Cerita Fabel tentang Binatang Populer dan Pesan Moral dari Cerita serta Arti Kata Fabel
Kata atau istilah ini sudah sering digunakan kaula muda dalam bahasa formal dan bahasa pergaulan di Riau, baik di media sosial maupun di dunia nyata.
Bagi para kaula muda Pekanbaru atau kaula muda Riau umumnya yang ingin menggunakan kata ini sebagai bahasa dalam pergaulan, simak penjelasannya agar paham artinya dan lawan bicara tidak salah paham.
Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, arti kata jenaka atau jenaka artinya adalah membangkitkan tawa, lucu, atau kocak.
secara istilah, arti kata jenaka atau jenaka artinya adalah sesuatu yang menggelikan, menghibur, atau perilaku yang bersendagurau.
Istilah ini juga merujuk pada cerita rakyat (cerita jenaka) yang mengandung unsur humor dan sindiran.
Berikut penjelasan arti kata jenaka atau jenaka artinya :
- Tujuan: Tujuan utama dari sesuatu yang jenaka adalah untuk menghibur dan membuat orang tertawa.
- Bentuk: Jenaka bisa berbentuk berbagai macam, seperti lelucon, sindiran, parodi, atau humor situasi.
- Efek: Efek dari sesuatu yang jenaka adalah perasaan senang, gembira, dan terhibur.
- Konteks: Kejenakaan seringkali tergantung pada konteks dan budaya. Sesuatu yang dianggap jenaka oleh satu orang atau kelompok mungkin tidak dianggap jenaka oleh orang lain.
Contoh kalimat :
- Dia terkenal karena kepribadiannya yang jenaka dan selalu bisa membuat orang tertawa.
- Cerita yang dia sampaikan sangat jenaka dan membuat semua orang terpingkal-pingkal.
- Film komedi ini penuh dengan adegan-adegan jenaka yang menghibur.
- Dia membuat komentar jenaka tentang situasi yang sedang dihadapi.
Sinonim dari kata jenaka :
- Lucu
- Menggelikan
- Humoris
- Kocak
- Lawak
- Canda
Secara istilah, arti jenaka dalam Bahasa Gaul adalah lucu, kocak, lawak, receh, gokil, ngakak.
Berikut penjelasan dan contoh kalimat :
- Lucu: Ini adalah kata yang paling umum dan sering digunakan sebagai pengganti jenaka.
Contoh: Eh, lo lucu banget sih! (Kamu lucu banget sih!)
- Kocak: Kata ini menggambarkan sesuatu yang sangat lucu dan menggelikan.
Contoh: Film ini kocak abis, ngakak terus gue dari tadi. (Film ini kocak banget, ketawa terus saya dari tadi.)
- Lawak: Sama seperti kocak, kata ini juga menggambarkan sesuatu yang sangat lucu.
Contoh: Dia emang suka lawak, makanya banyak yang suka. (Dia memang suka melawak, makanya banyak yang suka.)
- Receh: Kata ini menggambarkan humor yang sederhana dan mudah dipahami, bahkan terkesan murahan. Namun, seringkali justru disukai karena kelucuannya yang ringan.
Contoh: Gue suka banget sama lawakan recehnya. (Saya suka banget sama lawakan recehnya.)
- Gokil: Kata ini menggambarkan sesuatu yang keren, unik, dan lucu pada saat yang bersamaan.
Contoh: Ide lo gokil banget, kreatif! (Ide kamu gokil banget, kreatif!)
- Ngakak: Ini bukan kata sifat, melainkan kata kerja yang berarti tertawa terbahak-bahak. Namun, sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat lucu.
Contoh: Sumpah, video itu bikin ngakak! (Sumpah, video itu bikin ketawa terbahak-bahak!)
Secara bahasa, arti jenaka dalam Bahasa Melayu Riau adalah kelakar; atau gura; atau latah; atau senda gurau.
Berikut penjelasannya :
- Kelakar: Ini adalah kata yang paling umum dan sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang lucu, menggelikan, atau bersifat membangkitkan tawa. Kata ini mirip dengan kata lawak dalam Bahasa Indonesia.
- Gura: Kata ini lebih menekankan pada candaan atau gurauan yang bersifat ringan dan menghibur.
- Latah: Kata ini merujuk pada kebiasaan seseorang yang suka meniru atau mengucapkan kata-kata lucu secara spontan, biasanya tanpa disadari. Orang yang latah seringkali dianggap jenaka.
- Senda gurau: Ini adalah frasa yang berarti candaan atau gurauan.
Contoh kalimat :
- Dia memang pandai kelakar, selalu bisa buat orang ketawa. (Dia memang pandai melawak, selalu bisa buat orang tertawa.)
- Jangan terlalu serius, ini cuma gura saja. (Jangan terlalu serius, ini cuma candaan saja.)
- Orang latah tu memang lucu, apa saja yang dia cakap bikin ketawa. (Orang latah itu memang lucu, apa saja yang dia katakan bikin tertawa.)
- Kami suka senda gurau dengan kawan-kawan di warung kopi. (Kami suka bercanda dengan teman-teman di warung kopi.)
Berikut 50 contoh pantun jenaka yang bisa bikin kamu ketawa :
1. Anak ayam turun selusin,
Mati delapan tinggal empat.
Rajin-rajinlah kamu bersin,
Siapa tahu jodohmu lewat.
2. Naik kereta ke Surabaya,
Jangan lupa beli alpukat.
Kalau kamu memang cinta,
Jangan cuma bilang, tapi jangan nekat.
3. Beli baju warna biru,
Dipakai adik pergi ke pasar.
Kalau kamu lagi rindu,
Coba deh lihat kalender.
4. Jalan-jalan ke Kota Medan,
Hati-hati ada copet.
Kalau kamu lagi kesepian,
Coba deh lihat dompet.
5. Ada anak main layangan,
Layangan nyangut di pohon kelapa.
Kalau kamu punya banyak impian,
Terus usaha dan jangan rebahan aja.
6. Pergi main ke pantai indah,
Ombaknya besar bikin terkejut.
Kalau kamu banyak masalah,
Lihat teman, siapa tahu bisa diajak curhat.
7. Beli mangga di pinggir jalan,
Mangga muda rasanya asam.
Kalau kamu lagi banyak pikiran,
Coba deh lihat cermin, siapa tahu ada solusi di dalam.
8. Anak kecil main tangkelek,
Terjatuh masuk selokan.
Kalau kamu lagi bokek,
Coba deh lihat celengan.
9. Naik sepeda keliling kota,
Singgah sebentar di emperan.
Kalau kamu lagi jatuh cinta,
Jangan cuma kode-kodean.
10. kalau kamu beli buku,
Belilah buku komik.
Kalau kamu lagi galau,
Coba deh dengerin musik.
11. Ada kakek giginya ompong,
Makan bakso pakai sedotan.
Kalau kamu merasa sombong,
Ingatlah di atas langit masih ada awan.
12. Beli sabun wangi melati,
Dipakai mandi di air mancur.
Kalau kamu merasa iri hati,
Ingatlah rezeki sudah ada yang ngatur.
13. Ada kucing makan ikan,
Ikannya habis tak bersisa.
Kalau kamu punya banyak teman,
Jangan lupa berbagi, jangan cuma minta saja.
14. Pergi ke gunung lihat pemandangan,
Pemandangannya indah bikin terpukau.
Kalau kamu punya banyak kenangan,
Jangan lupa disimpan, nanti bukin galau.
15. Beli roti rasa cokelat,
Dimakan sambil minum susu.
Kalau kamu lagi semangat,
Jangan lupa aku di sampingmu.
16. Ada burung terbang tinggi,
Terbangnya bebas tanpa beban.
Kalau kamu punya mimpi,
Kejar, jangan hanya jadi angan-angan.
17. Beli nanas di hari Selasa,
Nanasnya manis bikin ketagihan.
Kalau kamu lagi merasa bahagia,
Aku bersedia menunggu traktiran.
18. Ada anak main di taman,
Tamannya indah banyak bunga.
Kalau kamu lagi merasa nyaman,
Dijaga, jangan sampai ducir teman.
19. Beli jamu di pinggir kali,
Jamu pahit bikin merana.
Kalau kamu lagi merasa sepi,
Cari kegiatan, siapa tahu bisa gembira.
20. Ada kura-kura jalannya lambat,
Jalannya pelan di pinggir jalan.
Kalau kamu lagi merasa penat,
Yuk istirahat, jangan sampai sakit atau kelelahan.
21. Main game lagi gacor,
Mainnya bikin ketagihan.
Kalau kamu lagi punya pacar,
Jangan lupa disayang, jangan sampai diambil teman.
22. Ada bebek berenang lambat,
Berenang sambil memantau ikan.
Kalau kamu lagi punya masalah dengan sahabat,
Selesaikan baik-baik, jangan sampai jadi musuhan.
23. Beli sate di malam hari,
Satenya enak bikin kenyang.
Kalau kamu lagi punya banyak rezeki,
Bersedekahlah, jangan selalu merasa kurang.
24. Ada kupu-kupu terbang di atas bunga,
Bunganya cantik berwarna merah.
Kalau kamu lagi punya cita-cita,
Berusaha, jangan sampai menyerah.
25. Beli pisang goreng di warung tetangga,
Pisangnya hangat bikin nyaman.
Kalau kamu lagi punya keluarga,
Sayangi, jangan sampai terlantar atau diabaikan.
26. Ke pasar beli buah duku,
Pulangnya naik sepeda ontel.
Jangan ngaku punya pacar baru,
Kalau masih suka ngelirik yang model.
27. Pak wasit meniup peluit,
Melihat pemain ada yang menjegal.
Jangan ngaku punya banyak duit,
Kalau masih suka ngutang di warung tegal.
28. Naik gunung pakai sepatu Itali,
Kalau malam gunkan senter.
Jangan ngaku punya ilmu sakti,
Kalau masih takut sama emak-emak berdaster.
29. Beli koran di simpang Toman,
Bacanya sambil minum jus mangga.
Jangan ngaku punya banyak teman,
Kalau pas susah pada kabur semua.
30. Pergi ke bioskop nonton horor,
Pulangnya jadi parno sendiri.
Jangan ngaku punya nyali besar,
Kalau lihat cicak langsung lari.
31. Beli jam tangan di toko arloji,
Harganya mahal bikin tercengang.
Jangan ngaku punya banyak janji,
Kalau ujung-ujungnya cuma PHP-in orang.
32. Naik motor ke rumah mantan,
Eh, di jalan malah ketemu mertua.
Jangan ngaku udah move on,
Kalau masih stalking medsosnya.
33. Beli baju di pasar raya,
Harganya murah seperti pasar loak.
Jangan ngaku anak orang kaya,
Kalau masih minta duit sama ibu bapak.
34. Pergi ke kondangan pakai arloji,
Ternyata itu acara nikahan mantan.
Jangan ngaku punya selera tinggi,
Kalau masih suka makan mie instan.
35. Pergi beli ikan di pasar ikan,
Kalau haus beli maizone.
Jangan ngaku punya banyak gebetan,
Kalau ujung-ujungnya cuma jadi friendzone.
36. Ada kakek suka kongkow,
Suka nongkrong di kedai pak Budi.
Jangan ngaku anak zaman now,
Kalau masih gaptek sama teknologi.
37. Beli pertamax di pom bensin,
Harganya naik bikin sakit gigi.
Jangan ngaku orang yang disiplin,
Kalau masih suka telat bangun pagi.
38. Anaj gadis menyulam kain borkat,
Sambil menyulam ingat mantan.
Jangan ngaku punya banyak bakat,
Kalau masih malas latihan.
39. Pergi ke padang lihat belalang,
Pemandangannya indah karena taman.
Jangan ngaku punya jiwa petualang,
Kalau masih takut keluar dari zona nyaman.
40. Beli pulsa di konter mbak Siti,
Pulsanya habis buat chattingan.
Jangan ngaku punya banyak prestasi,
Kalau masih suka nyontek pas ujian.
41. Ada nenek main bikin kecewa,
Katanya jago tapi kalah.
Jangan ngaku punya skill dewa,
Kalau main game sering kalah.
42. Beli kopi di kedai Made,
Kopi diminum rasanya pahit.
Jangan ngaku punya banyak ide,
Kalau masih suka plagiat.
43. Pergi ke konser lihat band Agus,
Penontonnya banyak bikin iri.
Jangan ngaku punya selera musik bagus,
Kalau masih suka dengerin lagu alai.
44. Beli donat di toko Paman,
Donatnya enak bikin kenyang.
Jangan ngaku punya banyak pengalaman,
Kalau masih suka bohong sama orang.
45. Ada anak main kecapi,
Lagunya lagu kenangan.
Jangan ngaku kamu paling berani,
Kalau masih takut menghadapi kenyataan.
46. Beli bakso di pinggir jalan,
Baksoknya enak tapi pedas.
Jangan ngaku punya banyak kesabaran,
Kalau masih suka marah-marah gak jelas.
47. Pergi ke mall lihat diskonan,
Barangnya murah bikin membubung.
Jangan ngaku punya banyak perencanaan,
Kalau masih suka boros dan gak bisa nabung.
48. Beli martabak di pasar Dupa,
Martabaknya manis bikin kenyang.
Jangan ngaku punya banyak cinta,
Kalau masih suka selingkuh di belakang.
49. Ada kucing tidur di emperan,
Tidurnya nyenyak sangat tenang.
Jangan ngaku punya banyak kelebihan,
Kalau masih suka merendahkan orang.
50. Beli es teh di warung makan,
Esnya segar bikin haus kelar.
Jangan ngaku punya banyak pengetahuan,
Kalau masih suka sok tahu dan gak mau belajar.
Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id, Kamus Bahasa Indonesia - Bahasa Melayu Riau
Demikian penjelasan tentang arti kata jenaka atau jenaka artinya dan arti jenaka dalam Bahasa Gaul serta arti jenaka dalam Bahasa Melayu Riau hingga 50 contoh pantun jenaka .
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )