Satu-satunya dari Kalimantan, Tana Tidung Raih Peringkat 3 Nasional Pengelolaan Ijazah
January 23, 2026 09:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Kabupaten Tana Tidung menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bumi Upun Taka berhasil meraih peringkat 3 dari 20 besar pemerintah daerah dengan pengelolaan ijazah terbaik periode 2025.

Prestasi tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tana Tidung, Arman Jauhari, kepada TribunKaltara.com, di kantornya, Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Jumat (23/1/2026).

"Awalnya itu kami minta satuan pendidikan untuk melakukan verifikasi data peserta didik, kalau di SD itu kelas 6 dan di SMP itu kelas 9," ujar Arman.

Arman menjelaskan, verifikasi data dilakukan untuk memastikan keabsahan identitas peserta didik sebelum penerbitan ijazah, mulai dari penulisan nama hingga Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Verifikasi data ini untuk memastikan peserta didik yang duduk di kelas 6 dan 9 ini benar-benar valid, mulai dari namanya jangan sampai ada yang salah satu huruf pun, karena kalau berbeda dengan akta dan data lainnya ke depan itu pasti repot, harus cek lagi ke catatan sipil untuk perubahan data, termasuk juga NIK-nya. Itulah gunanya verifikasi data," jelasnya.

Setelah data dinyatakan valid, operator sekolah mengunggahnya ke laman e-ijazah yang terintegrasi secara nasional.

Ketepatan waktu verifikasi dan pembaruan data menjadi faktor utama keberhasilan Tana Tidung masuk 20 besar dan menempati posisi ketiga.

"Nah salah satu faktor kenapa kita bisa mendapatkan kategori 20 besar dan berada di urutan ketiga itu karena ketepatan waktu," kata Arman.

"Kita verifikasi dan update data itu memang lebih cepat dari batas akhir waktu yang ditentukan dan tidak ada kekeliruan data, sesuai dengan periode yang diberikan Kemendikdas," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Anggaran Menyusut, Pemkab Tana Tidung tak Coret Program Pendidikan dan Kesehatan

Capaian ini khusus untuk peserta didik kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang akan lulus dan melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Menariknya, dari 20 besar daerah secara nasional, Tana Tidung menjadi satu-satunya wakil dari Kalimantan.

"Jadi sebelumnya kita ada rakor nasional untuk verifikasi data, dan begitu disampaikan ternyata kita di tahun 2025 itu peringkat tiga dari 20 besar daerah dengan pengelolaan ijazah terbaik, dan dari 20 besar itu kita satu-satunya yang dari Kalimantan, bukan hanya Kalimantan Utara tapi seluruh Kalimantan," ungkapnya.

Meski belum mencapai 100 persen karena adanya data residu, Arman menyebut Tana Tidung berpeluang meraih peringkat pertama jika kendala tersebut tidak terjadi.

Jumlah sekolah dan peserta didik yang relatif sedikit juga menjadi keuntungan dalam proses pendataan. Total siswa SD dan SMP di Tana Tidung sekitar 1.111 orang, sehingga operator sekolah lebih cepat melakukan verifikasi.

Selama proses unggah data, koordinasi intensif antara Disdikbud dan sekolah berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Bahkan sekolah-sekolah di wilayah terpencil tetap kooperatif dengan memaksimalkan koordinasi daring.

Ke depan, Arman berharap koordinasi yang sudah terbangun dapat terus dipertahankan agar prestasi serupa bisa kembali diraih.

"Harapan kami di tahun 2026 semua tetap bisa saling koordinasi dengan baik lagi, tetap mengikuti edaran yang sudah disampaikan Kemendikdasmen, dan semoga bisa menjadi yang terbaik lagi ke depannya," pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.