TRIBUNWOW.COM - BREAKING NEWS laga Persija Jakarta vs Madura United, susah payah nyekor, Tim Macan Kemayoran akhirnya berhasil cetak gol lewat tendangan penalti.
Dilansir TribunWow.com, laga Persija Jakarta melawan Madura United merupakan lanjutan match day ke-18 Super League 2025/2026.
Pertandingan kedua kesebelasan digelar di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026 dimulai pukul 19.00 WIB.
Setelah banyak mendapat peluang emas di sepanjang babak pertama dan sulit menembus solidnya lini belakang Madura United, Persija Jakarta akhirnya berhasil unggul.
Pada menit ke-40, wasit menunjuk titik putih setelah Gustavo Almeida dilanggar oleh Mendonca di kotak terlarang Madura United.
Gustavo Almeida yang menjadi eksekutor berhasil mengeksekusi penalti dengan dingin dan membawa Persija Jakarta unggul di menit ke-43.
Baca juga: Susunan Pemain Laga Persija Jakarta Vs Madura United: 2 Primadona Anyar Jakmania Potensi Debut
Persija Jakarta mendapat peluang di menit ke-5 melalui tendangan bebas setekah Gustavo Almeida dilanggar Rogert Bonet di dekat kotak penalti Madura United.
Maxwell Souza yang ditunjuk menjadi eksekutor gagal mengkonversi peluang menjadi gol karena tendangannya melambung di atas mistar.
Roger Bonet melakukan penyelamatan gemilang dengan memotong umpan silang Dony Tri Pamungkas pada menit ke-13.
Jika bukan karena PSIS Semarang tersebut, umpan Dony Tri Pamungkas berpotensi disambar Gustavo Almeida dan membuahkan gol.
Maxwell Souza mendapat peluang emas di dalam kotak penalti Madura United pada menit ke-20.
Saat itu, ia berdiri cukup bebas setelah mendapat umpan lambung dari rekannya.
Sayang, ia terlalu lama mengontrol bola sehingga berhasil di-block Ahmad Rusadi.
Witan Sulaeman memiliki momentum untuk mencetak gol setelah berhasil memanfaatkan bola liar pasca-Maxwell Souza dilanggar.
Ia berhasil membawa bola ke dekat gawang Madura United tetapi terburu-buru sehingga tendangannya berhasil ditangkap Dicky Indriyana.
Maxwell Souza menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-28.
Ia berdiri bebas dan mampu membawa bola ke dalam kotak penalti Madura United setelah lolos dari pengawalan bek tim tamu.
Maxwell Souza punya opsi untuk mengirim umpan ke Gustavo Souza.
Namun ia memilih menendang bola langsung ke gawang Madura United teapi berhasil ditangkap Diky Indriyana.
Tiga menit berselang, Maxwell Souza melesatkan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti Madura United dan hampir membuahkan gol.
Diky Indriyana tampil gemilang dengan menepis tendangan pemain bernomor punggung 99 milik Persija Jakarta tersebut.
Witan Sulaeman mendapat peluang emas di depan gawang Madura United setelah menerima umpan cut inside dari Rio Fahmi pada menit ke-36.
Namun Witan Sulaeman gagal mengontrol bola sehingga peluangnya terbuang sia-sia.
Persija Jakarta mendapat peluang lewat tendangan bebas pada menit ke-37 setelah Allano Lima dilanggar Taufik Hidayat di sisi kanan pertahanan Madura United.
Allano Lima yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang setelah umpannya dipotong bek Madura United.
Wasit menunjuk titik putih pada menit ke-40 setelah Gustavo Almeida dilanggar oleh Mendonca di kotak terlarang Madura United.
Gustavo Almeida yang menjadi eksekutor berhasil mengeksekusi penalti dengan dingin dan membawa Persija Jakarta unggul di menit ke-43.
Persija Jakarta
Starter: Carlos Eduardo, Dony Tri Pamungkas, Rio Fahmi, Jordi Amat, Rizky Ridho (C), Thales Lira, Aditya Warman, Allano Brendon Lima, Witan Sulaeman, Maxwell Souza dan Gustavo Almeida.
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama, Rayhan Hannan, Dia Syayid, Arlyansyah Abdulmanan, Alan Cardoso, Alaaeddine Ajaraie, Eksel Runtukahu dan Fajar Fathurahman.
Pelatih: Mauricio Souza
Madura United
Starter: Moch. Diky Indriyana, Ahmad Rusadi, Jorge Ambrosio Mendonca, Pedro Filipe Tinoco, Roger Bonet, Ilham Syah, Kerim Palic, Riquelme Sousa Silva, Taufik Hidayat, Jose Brandao Goncalves Junior, dan Lulinha (C).
Cadangan: Novan Setya Sasongko, Paulo Sitanggang, Ahitya Harlan, Make Aldo Maulidino, Fransiskus Alesandro Nimo Olepue, Riski Afrisal, Iran Junior, Aji Kusuma, Muhammad Kemaluddin dan Giovani Numberi.
Pelatih: Carlos Perreira
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)