WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengapresiasi kebijakan Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar yang mengerahkan seluruh kelurahan serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) secara bergiliran untuk melakukan aktivitas makan siang di Teras Lenteng Agung, Jagakarsa.
Menurut Elisabeth, inisiatif memboyong Rombongan Jadi Beli (Rojali) itu merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah daerah dalam menghidupkan ruang-ruang ekonomi lokal.
Selain itu, mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pelaku usaha kuliner di wilayah Jakarta Selatan.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kebijakan Wali Kota Jakarta Selatan yang mendorong aparatur pemerintah hadir langsung dan beraktivitas di Teras Lenteng Agung. Ini merupakan langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi UMKM,” ujar Elisabeth dalam keterangannya.
Ia menilai, kehadiran aparatur pemerintah secara langsung memberikan dampak positif yang signifikan bagi para pelaku UMKM.
Dampak tersebut tidak hanya terlihat dari peningkatan transaksi, tetapi juga dari meningkatnya eksposur produk serta terbangunnya interaksi langsung yang memperkuat kepercayaan antara pemerintah dan pelaku usaha.
Baca juga: Ramaikan Teras LA, Wali Kota Jaksel Boyong Rojali Mulai Pekan depan
“Kehadiran aparatur pemerintah di Teras Lenteng Agung memberikan dampak positif yang nyata, baik dari sisi peningkatan transaksi, eksposur produk, maupun interaksi yang membangun kepercayaan antara pemerintah dan pelaku usaha,” kata dia.
Lebih lanjut, Elisabeth mengatakan bahwa inisiatif tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalam menjadikan sentra UMKM tidak hanya sebagai ruang usaha, tetapi juga sebagai ruang sosial dan ekonomi yang aktif serta berkelanjutan.
Ia menambahkan, langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan juga sejalan dengan komitmen Dinas PPKUKM DKI Jakarta dalam memperkuat UMKM melalui berbagai program pemberdayaan.
“Pada prinsipnya, kebijakan ini senafas dengan komitmen kami dalam memperkuat UMKM. Melalui program Gebetan UMKM (Gerakan Bersama Tanggap UMKM), kami secara konsisten menghimbau seluruh pegawai PNS di lingkungan Dinas PPKUKM DKI Jakarta untuk berbelanja produk UMKM Jakpreneur setiap bulannya,” ujar Elisabeth.
Ia berharap, gerakan tersebut dapat memperluas pasar UMKM, meningkatkan daya beli, serta menumbuhkan budaya mendukung produk lokal di kalangan aparatur pemerintah.
Ke depan, Dinas PPKUKM DKI Jakarta akan terus mendorong kolaborasi dan sinergi lintas perangkat daerah agar berbagai inisiatif serupa dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat yang semakin optimal bagi UMKM di DKI Jakarta.
“Kami akan terus mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah agar program-program seperti ini dapat memberikan manfaat yang semakin optimal bagi UMKM di DKI Jakarta,” kata Elisabeth.
Meramaikan Teras LA, Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar berencana memboyong jajarannya untuk berbelanja mulai pekan depan.
Ratusan ASN, mulai dari staf kelurahan, kecamatan hingga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu akan menjadi Rombongan Jadi Beli (Rojali) selama sebulan mendatang.
Kabar baik itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Sayid Ali.
Diungkapkannya, Rojali akan terbagi dalam empat kelompok yang akan bergantian mengunjungi Teras LA setiap hari.
Kelompok Rojali pertama akan dipimpin oleh Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar pada Senin (26/1/2026).
M Anwar katanya akan mengajak Sekretaris Kota Jaksel, Mukhlisin, Asisten Administrasi dan Kesra, Tommy Fudihartono serta para Kepala Bagian (Kabag) dan seluruh staf untuk berbelanja dan makan siang di Teras LA.
Dalam kesempatan itu, M Anwar juga mengajak Camat, lurah dan staf dari Kecamatan Jagakarsa dan Pancoran.
"Perhitungan rombongan yang akan hadir itu sekitar 100 orang lebih, termasuk pak Wali dan jajaran. Sesuai arahan Pak Wali, kegiatan ini untuk meramaikan Teras LA dan program beli lokal," ungkap Sayid ALi ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran baru, Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026).
Lebih lanjut dipaparkannya, rombongan kedua akan hadir pada Selasa (27/1/2026).
Kali ini, Rojali akan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jaksel, Ali Murtadho.
Pria yang akrab disapa Aldo itu akan mengajak seluruh Kabag, Camat, lurah hingga staf dari Kecamatan Kebayoran Lama, Pesanggarahan dan Cilandak.
Sedangkan pada Kamis (29/1/2026), Rojali akan dipimpin oleh dirinya sendiri.
Dirinya akan mengajak seluruh Kasudin dan jajaran di wilayah Jakarta Selatan.
Sementara pada Jumat (30/1/2026), Rojali diungkapkannya akan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Jaksel, Achmad Basyaruddin akan mengajak seluruh Kabag dan staf serta perwakilan dari Suku Dinas (Sudin), di antaranya Sudin Kominfotik, Satpol PP, Penanggulangan Kebakaran hingga BNN Kota Jakarta Selatan.
"Kegiatan ini akan berlangsung selama dua minggu berturut-turut, total kunjungan diperkirakan hampir 1.000 orang nantinya," ungkap Sayid Ali.
"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, Teras LA akan semakin ramai ke depannya," tambahnya.
Di depan mereka tersaji beragam hidangan yang tengah dinilai para kurator dari Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan.
Secara bergiliran para kurator mencicipi aneka kuliner milik para UMKM itu.
Tak hanya rasa, mereka juga menilai penampilan hingga kemasan dari aneka kuliner yang dihadirkan para calon pedagang kuliner Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung itu.
Hari ini, Rabu (17/12/2025), Sudin PPKUKM melaksanakan kurasi terhadap produk UMKM yang akan mengisi Blok A dan Blok E Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
Pada kesempatan ini, sebanyak 22 dari 51 calon UMKM menjalani kurasi.
Baca juga: Hari ini, 25 Pedagang Barito Resmi Pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung
Kasudin PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin menyampaikan, kurasi adalah tahap terakhir sebelum para UMKM diserahterimakan kunci kios.
Mereka yang lolos nantinya akan mengisi Blok A Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, area terdepan dari area relokasi pedagang Barito itu.
"Sesuai tahapan, penilaiannya itu berdasarkan rasa, higienitas, penampilan dan kemasan produk. Mereka yang lolos akan didata untuk uji coba berjualan selama sebulan ke depan," ungkap Djaharuddin pada Rabu (17/12/2025).
Apabila dinyatakan lolos, lanjutnya, para pedagang akan menandatangani surat perjanjian untuk berjualan di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
Selama setahun ke depan, para pedagang diberikan ruang untuk berjualan dan meramaikan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
"Kami berharap Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung ini menjadi ikon baru Kota Jakarta Selatan. Jadi tempat liburan keluarga, bisa lihat ikan hias, kucing sampai reptil," ungkap Djaharuddin.
"Kalau belanja kebutuhan hewannya sudah, bisa makan di sini, lengkap kulinernya, dari jajanan sampai makanan beratnya ada," tutup Djaharuddin.