Waspada Dampak Siklon Tropis Luana: Picu Hujan Lebat, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di NTT
January 24, 2026 01:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyebut Bibit Siklon Tropis 91S telah tumbuh menjadi Siklon Tropis Luana sejak 24 Januari 2026 pukul 01.00 WIB. 

Berdasarkan pemantauan BMKG, Siklon Tropis Luana berada di wilayah monitoring TCWC Jakarta, sekitar Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur. 

Diprakirakan dalam 24 jam ke depan, intensitas Siklon Tropis Luana menurun menjadi Low dan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

BMKG juga mengimbau  dampak tidak langsung Siklon Tropis Luana terhadap cuaca yakni hujan sedang – lebat
di Nusa Tenggara Timur.

 

Baca juga: Bencana 3 Hari di Tanawawo Kabupaten Sikka, 10 Desa Terkena Dampak Angin Kencang

 

 

Angin kencang berpotensi melanda wilayah Jawa Tengah bagian timur, Jawa Timur, Bali Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Selain cuaca, dampak tidak langsung juga mempengaruhi kondisi perairan  dengan selombang sedang (1.25 – 2.5 m) di perairan selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, Laut Jawa bagian timur, Laut Bali, Laut Sumbawa, Laut Flores Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas, Selat Sape, dan Laut Arafuru bagian barat.

Gelombang tinggi 2.5 – 4.0 meter terjadi di perairan selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Sawu
dan Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Barat.

 

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Ende, BPBD Ende Terima 11 Laporan Dampak Bencana 

 

Gelombang sangat tinggi 4.0 – 6.0 meter di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur

BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah NTT terdampak gelombang tinggi diimbau  waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi, serta selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru.

Sumber: bmkg.go.id/KAN

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.