AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku Jumat (23/1/2026) sampai dengan Senin (26/1/2026).
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi berpeluang terjadi 1.25 sampai dengan 2.5 meter.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 24 Januari 2026: Pagi hingga Malam Cuaca Cerah
Baca juga: Disdukcapil Ambon Buka Suara Soal Fasilitas Rusak, Ini Penjelasan Kadis
Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau berada di Wilayah Samudra Hindia Selatan Sumba, dengan kecepatan angin maksimum yang terpantau saat ini 25 knot dan tekanan udara minimum 1001 hPa.
Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Barat Laut hingga Utara dengan kecepatan rata-rata 4-20 knot.
Kecepatan angin tertinggi mencapai lebih dari 20 knot berpeluang terjadi di wilayah perairan Pulau Buru, perairan Pulau Ambon sampai Kepulauan Lease, Perairan Kepulauan Tanimbar, Laut Banda, dan Laut Arafuru yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut.
Berikut beberapa wilayah berpeluang terjadi gelombang tinggi 1.25 sampai 2.5 meter, yakni :
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran: