Koaderal VIII Manado Minta Maaf, Pasca Perkelahian Oknum TNI AL dengan Warga di Melonguane Talaud
January 24, 2026 03:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Koaderal) VIII, atau dulunya dikenal dengan sebutan Lantamal VIII, angkat bicara perihal penanganan kesalahpahaman antara oknum aparat TNI AL dan warga sipil di Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dalam keterangan rilis kepada wartawan, Koaderal VIII Manado menyampaikan mulai dari kronologis kejadian.

Pihaknya membenarkan telah terjadi kesalahpahaman yang berujung kepada keributan fisik antara lima orang oknum anggota TNI AL dengan salah satu warga setempat di Pelabuhan Umum Melonguane Kabupten Kepulauan Talaud.

Baca juga: 5 Oknum Prajurit TNI AL Pelaku Penganiayaan Warga di Melonguane Talaud Ditahan POM AL

Dalam rilis, Koaderal VIII Manado sampaikan kejadian tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang diduga dibawah pengaruh miras yang menyebabkan korban mengalami luka-luka dan situasi tidak kondusif.

Sehungan dengan hal tersebut, Koaderal VIII sampaikan:

  1. Permohonan Maaf: Pihak Lanal Melonguane memohon maaf yang sebesar- besarnya kepada masyarakat Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melaksanakan pembinaan kepada seluruh anggota TNI AL.
  2. Tindakan yang diambil: Aparat gabungan TNI-Polri langsung bertindak cepat mengamankan situasi dilokasi kejadian untuk mencegah bentrokan susulan. Oknum anggota TNI AL yang terlibat kejadian, langsung diamankan oleh DENPOM Lanal Melonguane untuk dilaksanakan proses hukum.
  3. Untuk Proses Hukum yang diambil: Atas nama pemimpin TNI AL, kami tidak mentolerir segala bentuk tindakan tidak terpuji dan melanggar hukum yang dilakukan
    oleh anggota TNI AL. "Saat ini, oknum-oknum TNI AL yang terlibat langsung dengan kejadian ini, sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Komandan Komando Daerah TNI AL VIII

Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla dalam rilis yang diterima wartawan, reporter, junalis dan pewarta Tribun Manado Christian Wayongkere Sabtu (25/1/2026).

Kemudian Mediasi saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif. 

Komandan Lanal Melonguane telah menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban.

Selanjutnya, Danlanal Melonguane melakukan koordinasi dan mediasi dengan Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban, untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, namun proses hukum tetap berlanjut.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang.

Dan memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum aparat TNI AL tersebut dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Lagi Koderal VIII juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kepulauan Talaud untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta kondusifitas di kepulauan Talaud.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.