Siapa Menteri Terancam Diganti? Isu Reshuffel Kabinet Prabowo Kembali Mencuat
January 24, 2026 06:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Isu reshuffel atau perombakan kabinet Presiden Prabowo kembali mencuat.

Prabowo diisukan akan kembali mengganti sejumlah pos-pos menteri yang dinilai tidak becus menjalankan mandat politik dan program prioritas.

Lantas siapakan menteri yang rawan dibuang dari susunan Kabinet Prabowo pada isu reshuffel kali ini.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai perombakan kabinet berpotensi dilakukan pada kementerian yang dinilai belum optimal menjalankan mandat politik dan program prioritas pemerintah.

Baca juga: Reshuffle Kabinet Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini Kabarnya Mendiktisaintek Satryo Soemantri Diganti?

Agung memetakan setidaknya empat klaster menteri yang berpotensi terdampak. Yang pertama, menteri yang menangani program-program populis.

Menurutnya, kementerian yang memegang program langsung menyentuh rakyat akan menjadi sorotan utama apabila target kualitas dan realisasi di lapangan tidak terpenuhi.

"Menteri-Menteri yang menangani program-program populis, seperti MBG, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, dan lainnya rentan di reshuffle bila target kualitas program tak terpenuhi," ujar Agung saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Kedua, kata Agung, ia memprediksi adanya reshuffle menteri di sektor ekonomi. Agung menilai situasi ekonomi saat ini menuntut penguatan daya beli masyarakat.

"Kementerian di bidang ekonomi. Dalam situasi yang menuntut penguatan daya beli, penciptaan dan perluasan lapangan kerja, serta stabilitas harga bahan pokok, sektor ekonomi menjadi perhatian utama publik dan pemerintah," jelasnya.

Ketiga, lanjut dia, menteri dari kalangan profesional dengan kinerja yang dinilai biasa saja atau tidak maksimal. Agung menyebut reshuffle bisa menjadi instrumen untuk meningkatkan performa kabinet secara keseluruhan.

"Menteri-menteri yang berasal dari profesional dan kinerja biasa atau malah tak maksimal juga beresiko diganti," jelasnya.

Keempat, menteri dari partai politik. Namun, menurut Agung, kemungkinan besar reshuffle terhadap pos ini bersifat terbatas atau berupa reposisi. 

“Menteri-menteri dari partai mungkin terkena reshuffle terbatas alias reposisi dari posisi semula tapi tetap di kabinet," tandasnya.

Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan empat kali reshuffle kabinet sepanjang tahun 2025.

1. Reshuffle Pertama — 19 Februari 2025

Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet pertamanya pada 19 Februari 2025.
Perubahan yang terjadi:
Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto.

Ini menandai reshuffle kabinet perdana di pemerintahan Prabowo-Gibran sejak pelantikan kabinet Oktober 2024.

2. Reshuffle Kedua — 8 September 2025

Dilakukan pada 8 September 2025, ini adalah reshuffle yang lebih besar.
Menteri yang diganti dan pejabat baru:
Budi Gunawan diberhentikan sebagai Menko Politik, Hukum, dan Keamanan.

Sri Mulyani Indrawati diganti sebagai Menteri Keuangan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Abdul Kadir Karding digeser dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran.

Budi Arie Setiadi keluar dari Kementerian Koperasi.

Dito Ariotedjo diberhentikan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Pejabat baru yang dilantik:

Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu)

Mukhtarudin (Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia)

Ferry Joko Yuliantono (Menteri Koperasi)

Mochamad Irfan Yusuf (Menteri Haji dan Umrah)

Dahnil Anzar Simanjuntak (Wakil Menteri Haji dan Umrah)

3. Reshuffle Ketiga — Pertengahan September 2025

Baru beberapa minggu setelah reshuffle besar, Prabowo kembali merombak kabinet pada pertengahan September 2025.

Perubahan penting: Djamari Chaniago diangkat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan menggantikan posisi yang sebelumnya kosong.

Erick Thohir ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Sejumlah pejabat baru lainnya (menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga) juga dilantik untuk memperkuat struktur kabinet.

Contohnya pejabat seperti Muhammad Qodari, Ahmad Dofiri, Angga Raka Prabowo, dan lainnya turut dilantik dalam reshuffle ini.

4. Reshuffle Keempat — Oktober 2025

Reshuffle keempat dilakukan pada Oktober 2025 sebagai bagian dari penyusunan kembali kabinet jelang akhir tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Beberapa posisi wakil menteri dilantik pada periode ini untuk memperkuat fungsi pemerintahan di berbagai bidang seperti dalam kementerian dalam negeri dan kesehatan.

Ini melengkapi 4 kali reshuffle yang dirangkum di akhir tahun pertama kepemimpinan mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.