Harga Emas Terus Naik, Beli Sekarang atau Nanti Saja? ini Penjelasan Pengamat Ekonomi
January 24, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Lonjakan angka harga emas menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat, khususnya investor.

Haruskah publik membeli emas sekarang atau menunggu saja sampai harganya sedikit mereda?

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS), Nurul Istiqomah, grafik harga emas yang terus meroket ke atas belakangan ini tak luput dari meningkatnya permintaan pasar.

"Penyebab harga emas naik karena permintaan meningkat dibandingkan dengan stok yang ada," beber Nurul saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/1/2026).

Fenomena lonjakan permintaan pasar juga dipengaruhi oleh dampak psikologis di tengah masyarakat Indonesia yang panik ingin membeli emas.

"Apalagi bersliweran di media sosial bagaimana chaos-nya orang-orang yang mau membeli emas, menyebabkan orang ketakutan dan mulai ikut untuk membeli emas," jelas Nurul.

Menurut Nurul, informasi mengenai nilai jual emas juga mendorong masyarakat untuk berinvestasi pada sektor emas.

"Mungkin orang banyak mendengar nilai jual kembali dari emas yang cukup tinggi, akhirnya mengalihkan tabungannya untuk pembelian emas," sambung Nurul.

Tidak bisa dipungkiri, lanjut Nurul, emas memang menjadi salah satu investasi yang mempunyai tingkat likuiditas tinggi. 

Dengan kata lain, emas dilihat sebagai sektor investasi yang aman dan mudah diuangkan.

"Beberapa kejadian global juga mendorong harga emas menjadi naik, sehingga membuat kondisi di dalam negeri juga mengalami over demand terhadap emas," sebutnya.

Lantas, perlukah masyarakat beli emas sekarang juga?

Baca juga: Harga Emas Meroket Tanda Ekonomi Dunia Tak Baik-baik Saja? ini Penjelasan Profesor Ekonomi

Beli Emas Sekarang atau Nanti Saja?

Berdasarkan pengalaman Nurul, penurunan harga emas yang signifikan terbilang jarang terjadi.

"Sependek pengalaman saya dalam melakukan investasi emas, sangat jarang emas mengalami penurunan harga yang signifikan," ucapnya.

Oleh karena itu, keputusan membeli emas atau tidak tergantung pada kebiasan menabung masing-masing orang.

"Maksudnya, jika dahulu dengan sejumlah uang yang sama bisa membeli 10 gr emas, tetapi sekarang dengan jumlah uang yang sama hanya bisa digunakan untuk membeli 5 atau 3 gram," jelasnya.

"Dan apabila sudah menjadi kebiasan, maka bisa dilakukan walaupun harga emas tersebut membumbung tinggi," tambah Nurul.

Artinya bagi sebagian orang yang terbiasa berinvestasi pada emas, pembelian tetap bisa dilakukan meski jumlah gram yang diperoleh lebih sedikit dibanding biasanya.

Baca juga: Harga Emas Antam Meroket Rp90.000 pada 23 Januari 2026, Pecah Rekor Baru Tembus Rp2.880.000 per Gram

Bisa Tabung atau Cicil Emas

Seiring dengan melonjaknya harga emas, Nurul mengatakan masyarakat punya banyak pilihan jika ingin berinvestasi pada aset ini.

Kini, ada banyak lembaga keuangan yang memberi pilihan kepada masyarakat untuk tetap berinvestasi emas tanpa harus terbebani dengan harga yang fantastis.

Contohnya, tabungan atau cicilan emas yang memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi secara bertahap.

"Sekarang ini banyak lembaga keuangan yang menawarkan untuk menabung emas, sehingga mungkin harga emas yang tinggi pun bisa dibeli dengan tabungan atau cicilan emas," terang Nurul.

Kendati demikian, Nurul mengingatkan bahwa pembelian emas dengan tujuan jangka pendek berisiko memunculkan kekecewaan.

Mengingat, pergerakan emas tidak terjadi dalam periode yang pendek.

"Tetapi jika membeli untuk mencari keuntungan sesaat dari fluktuasi harga emas, sepertinya akan mengalami kekecewaan jika harga yang diprediksi tidak tercapai," tambahnya.

Sementara itu, berikut harga emas terbaru untuk Galeri24 dan UBS per 23 Januari 2026, sebagaimana dilansir dari laman Sahabat Pegadaian.

Baca juga: Pakai Rompi Emas dan Tenteng Payung Uang, Penampilan Umrah Sholehan Istri Juragan Daging Viral

Harga emas Galeri24 23 Januari 2026 

  • 0,5 gram : Rp 1.529.000
  • 1 gram : Rp 2.915.000
  • 2 gram : Rp 5.740.000
  • 5 gram :  Rp 14.247.000
  • 10 gram : Rp 28.418.000
  • 25 gram : Rp 70.868.000
  • 50 gram  : Rp 141.624.000
  • 100 gram : Rp 283.108.000
  • 250 gram : Rp 706.031.000
  • 500 gram : Rp 1.412.061.000
  • 1.000 gram : Rp 2.824.121.000

Harga emas UBS 23 Januari 2026

  • 0,5 gram: Rp 1.597.000
  • 1 gram: Rp 2.956.000
  • 2 gram: Rp 5.866.000
  • 5 gram: Rp 14.494.000
  • 10 gram: Rp 28.836.000
  • 25 gram: Rp 71.946.000
  • 50 gram: Rp 143.598.000
  • 100 gram: Rp 287.082.000
  • 250 gram: Rp 717.493.000
  • 500 gram: Rp 1.433.303.000
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.