Potensi Tinggi Gelombang Capai 2.5 Meter di Maluku Hingga 3 Hari Kedepan
January 25, 2026 02:52 PM

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku Minggu (25/1/2026) sampai dengan Rabu (28/1/2026).

BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi berpeluang terjadi 1.25 sampai dengan 2.5 meter.

Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik Siklon Tropis LUANA terpantau berada di Wilayah Samudra Hindia Selatan NTT.

Sedangkan bibit Siklon Tropis 92P terpantau berada di wilayah Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan.

Daerah perlambatan angin (konvergensi) terpantau di Laut Banda Maluku.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan rata-rata 6 sampai 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi mencapai lebih dari 20 knot berpeluang terjadi di wilayah Pulau Buru dan Laut Arafuru.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Minggu 25 Januari 2026: Sebagian Wilayah di Maluku Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 25 Januari 2026: Cerah Siang Hari, Berawan Pagi dan Malam

Berikut beberapa wilayah berpeluang terjadi gelombang tinggi 1.25 sampai 2.5 meter, yakni :

  • Perairan Utara Pulau Buru
  • Perairan Utara Kepulauan Aru
  • Perairan Selatan Kepulauan Aru
  • Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Babar
  • Perairan Kepulauan Sermata sampai Kepulauan Leti
  • Perairan Wetar
  • Laut Arafuru bagian barat
  • Laut Arafuru bagian tengah

Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:

  • Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter
  • Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.(*)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.