AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku Minggu (25/1/2026) sampai dengan Rabu (28/1/2026).
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi berpeluang terjadi 1.25 sampai dengan 2.5 meter.
Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik Siklon Tropis LUANA terpantau berada di Wilayah Samudra Hindia Selatan NTT.
Sedangkan bibit Siklon Tropis 92P terpantau berada di wilayah Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan.
Daerah perlambatan angin (konvergensi) terpantau di Laut Banda Maluku.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan rata-rata 6 sampai 20 knot.
Kecepatan angin tertinggi mencapai lebih dari 20 knot berpeluang terjadi di wilayah Pulau Buru dan Laut Arafuru.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Minggu 25 Januari 2026: Sebagian Wilayah di Maluku Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 25 Januari 2026: Cerah Siang Hari, Berawan Pagi dan Malam
Berikut beberapa wilayah berpeluang terjadi gelombang tinggi 1.25 sampai 2.5 meter, yakni :
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran: