TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, mengusulkan perbaikan bangunan sekolah jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada tahun 2026.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menyampaikan, usulan perbaikan sudah disampaikan sampai ke jenjang pemerintah pusat.
Sayangnya, ia belum bisa menyampaikan berapa banyak bangunan sekolah dan besaran anggaran yang dibutuhkan.
"Kalau angkanya (yang diusulkan) nanti saja ya. Kalau sudah clear (beres) mana yang dapat akan kami sampaikan. Nanti saya bicara yang diusulkan mana, sekolah sangat berharap dilalahnya (ternyata) mungkin tidak masuk verifikasi," katanya, Minggu (25/1/2026).
Dikatakannya, perbaikan atau revitalisasi gedung sekolah tidak bisa asal-asalan. Perbaikan sarana dan prasarana sekolah itu perlu usulan dan dilanjutkan proses studi atau kajian verifikasi.
Kendati begitu, pihaknya berharap, agar semua usulan perbaikan sekolah lolos verifikasi.
Dengan begitu, para siswa diharapkan dapat belajar dengan aman dan nyaman, serta meningkatkan fokus belajar mengajar.
"Intinya, sekarang ini semua masih proses. Pengumuman belum ada, tapi sudah ada verifikasi-verifikasi. Ya, kami harap semua usulan perbaikan sekolah lolos verifikasi," pinta Nugroho.
Lebih lanjut, Nugroho memastikan bahwa usulan perbaikan sekolah telah dilakukan dengan memperhatikan prioritas kondisi atau keadaan sekolah.
Apalagi, sampai saat ini sudah ada beberapa sekolah yang dinilai perlu segera diperbaiki bangunannya demi keamanan dan kenyamanan peserta didik.
Saat disinggung secara total jumlah sekolah di Bumi Projotamansari yang perlu dilakukan perbaikan, Nugroho mengaku tidak menghafalnya.
Akan tetapi, ia tak menampik bahwa sampai saat ini masih ada sebagian sekolah yang perlu dilakukan perbaikan dikarenakan rusak.
"Saat ini, sekolah-sekolah yang perlu perbaikan angkanya lumayan ya. Kalau angkanya saya harus cek dulu, agar saya tidak salah angka," tutur dia.