Bupati Sujiwo Ajak Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Gizi Anak di Kubu Raya
January 26, 2026 01:25 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan masalah gizi bukan hanya persoalan di dinas kesehatan saja, melainkan keterlibatan pihak lintas sektoral.

Selain itu, kolaborasi secara proaktif juga diperlukan untuk meningkatkan angka kecukupan gizi menjadi lebih baik.

Ia juga mengatakan, akan mengatensi secara khusus persoalan gizi karena sangat penting. 

"Masalah gizi bukan hanya berdampak terhadap stunting, tetapi juga hal-hal lainnya,” kata Bupati Sujiwo saat menghadiri Peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 di Taman Dirgantara Lanud Supadio, Sungai Raya, Minggu 25 Desember 2026, kemarin.

Sujiwo menjelaskan kurangnya asupan gizi bukan hanya menyebabkan stunting, tetapi juga berdampak munculnya penyakit-penyakit lain. 

• Bupati Sujiwo Apresiasi Polres Kubu Raya Respons Cepat Lakukan Penertiban Balap Liar

Seperti anemia, sejumlah penyakit menular, kerentanan infeksi, dan sebagainya. 

Untuk itu, menurutnya kolaborasi lintas sektor, permasalahan mengenai gizi tersebut dapat dicegah dan dapat menjadikan generasi penerus lebih baik lagi.

“Saya sering menyampaikan bahwasanya tahun 2045 akan menjadi Tahun Indonesia Emas. Jadi dari sekaranglah kita tanamkan, kita edukasi, kita berikan informasi,” ucapnya.

Berkaitan dengan hal itu, Sujiwo mengajak untuk melakukan gerakan konkret agar kecukupan asupan gizi untuk anak-anak dapat optimal dipenuhi supaya Indonesia Emas 2045 terwujud.

 “Dan sekali lagi, ini bukan hanya persoalan di dinas kesehatan, tapi lintas sektoral, seperti dinas pertanian, dinas perikanan, dan dinas-dinas lainnya melalui kolaborasi. Menuju Indonesia Emas 2045, mulai saat ini bagaimana kita menerapkan tentang pola hidup sehat, hidup bersih, dan asupan gizi dengan baik,” pungkasnya. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.