Bhabinkamtibmas Imbau Warga RT 3 Sebengkok Tarakan Waspada: Lokasi Ini Pernah Kebakaran di 2021 
January 26, 2026 01:31 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Permukiman warga RT 3 Kelurahan Sebengkok, Tarakan Kalimantan Utara pernah punya rekam jejak kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di tahun 2021. 

Hal ini menjadikan warga lebih waspada. Sehingga saat insiden panci terbakar di salah satu jejeran rumah warga yang ada di dalam ujung gang, langsung dicegah lewat pecah kaca jendela.

Dikatakan Bhabinkamtibmas Sebengkok, Aipda Samsuddin, kebakaran di RT 3 Kelurahan Sebengkok seingatnya terjadi Oktober tahun 2021. Puluhan rumah hangus dalam insiden kebakaran yang berlangsung 2-3 jam pada saat itu.

Akibatnya rumah terbakar cepat lantaran rumah berjejer berbahan kayu dan ada juga semi permanen. Jaraknya pun cukup dekat masing-masing rumah. Akses jalan juga sempit menyebabkan pemadam sulit masuk ke dalam gang dan mobil hanya bisa berada di depan pintu masuk gang.

Baca juga: Usai Kebakaran Panci Ditangani, Penyewa Rumah di Tarakan Beri Klarifikasi

Lokasi RT 3 Keluarahan Sebengkok berada di belakang Hotel Ramayana. Diperkirakan ada 300 kepala keluarga (KK) menghuni di permukiman tersebut.
 
Bhabinkamtibmas Sebengkok mengungkapkan berkaca dari pengalaman warga di sana,  insiden yang mengarah ke kejadian kebakaran harus betul-betul diperhatikan.

Dalam kunjungannya di lokasi Tempt Kejadian Perkara (TKP), pasca kebakaran ia memberikan imbauan kepada para warga khususnya para wanita dan pria yang memasak agar teliti dan jangan sampai melupakan aktivitas sedang memasak.

"Jangan sampai terlupakan kalau sedang memasak. Sehingga mari kita sama-sama menjaga keamanan lingkungan kita. Perhatikan semua titik ataupun potensi yang bisa sebabkan kebakaran," tegas Syamsuddin.

Ia menambahkan jangan sampai masyarakat lalai. Sebenarnya lanjutnya potensi kebakaran bukan saja berasal dari kompor tapi juga dari sambingan kabel dan colokan terminal yang lama digunakan dan lupa dicabut. 

Baca juga: Detik-detik Api Nyaris Hanguskan Rumah di Tarakan Kaltara, Warga Pecahkan Kaca Jendela

"Kami juga pesan ke warga apabila meninggalkan rumah  jangan lupa betul-betul dicek. Apakah kompor dalam keadaan sudah tidak hidup, sambungan saklar dimatikan," ujarnya.

Meskipun terburu-buru, masyarakat harus aware dengan kondisi terjadi. Begitu juga kasus tadi malam, penyewa memasak ikan di kompor. Jangan sampai ditinggalkan. "Kadang kita juga anggap masih lama masak lalu ditinggal keluar padahal sampai di luar bisa jadi lupa kalau sedang aktivitas memasak. Ini harus betul-betul diperhatikan," tegasnya. 

Jangan sampai terulang kasus kekabakaran di tahun 2021. Berdasarkan penjelasan Ketua RT, di wilayah ini pernah terjadi kebakaran hebat diperkirakan 38 rumah hangus terbakar. 67 KK yang menghuni dan 200 jiwa terdampak 

Sehingga berkaca dari pengalaman, apalagi kondisi panas saat ini melanda Kaltara dan Tarakan harus betul-betul diawasi lanjutnya.

"Benar, di belakang Ramayana ini pernah terjadi kebakaran. Artinya untuk warga sini ada masih traumatik, paniklah jika terjadi hal seperti itu," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.