Pesona Desa Adat Senaru: Titik Awal Pendakian Rinjani yang Kaya Tradisi
January 26, 2026 04:04 PM

TRIBUNLOMBOK.COM -  Bagi para pendaki dan pecinta alam, nama Senaru tentu sudah tidak asing lagi. Desa yang terletak tepat di bawah kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Utara ini, bukan sekadar titik awal pendakian, melainkan sebuah permata wisata budaya yang memadukan keindahan alam dengan kekayaan sejarah.

Tak hanya tersohor karena lanskap pegunungannya yang memukau, Desa Adat Senaru merupakan simbol keberhasilan masyarakat Sasak dalam menjaga marwah tradisi nenek moyang di tengah arus modernisasi.

Tak heran jika pada tahun 2021, desa ini terpilih mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam ajang bergengsi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Salah satu daya tarik utama desa ini adalah deretan rumah tradisionalnya yang memiliki nilai historis mendalam.

Selain wisata budaya, Senaru adalah rumah bagi dua air terjun paling ikonik di Lombok, yakni Sendang Gile dan Tiu Kelep.

Tersembunyi di balik rimbunnya hutan tropis yang asri, kedua air terjun ini menawarkan kesegaran air pegunungan yang jernih. Bagi wisatawan yang ingin menginap, kawasan ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari penginapan dengan view pegunungan hingga restoran yang menyajikan kuliner lokal.

Berjarak sekitar 93,8 kilometer dari pusat Kota Mataram, perjalanan menuju Senaru memakan waktu kurang lebih 2 jam 18 menit. Wisatawan memiliki dua pilihan rute yang sama-sama memanjakan mata:

Rute Pesisir (Mataram-Senggigi): Sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan garis pantai Lombok Utara.

Rute Pusuk (Mataram-Pusuk Pas): Jalur alternatif yang lebih sejuk dengan nuansa hutan pegunungan dan kehadiran monyet-monyet liar di sepanjang jalan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.