TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry (persero) memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran KMP Amarisa di Selat Sunda. Artinya, seluruh penumpang kapal tersebut selamat.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale mengatakan, dampak kebakaran terbatas pada kerusakan ringan. Yakni berupa terbakarnya cat kapal serta tangga pandu.
"ASDP memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut," ujar Windy dalam keterangan rilisnya, Senin (26/1/2026).
Kapal tersebut sudah sandar dengan aman di Dermaga 3 Pelabuhan Merak pada pukul 11.44 WIB. Saat ini kapal berada di wilayah anchor untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan oleh regulator.
"Kapal sudah sandar dengan aman di Dermaga 3 Pelabuhan Merak pada pukul 11.44 WIB," tukasnya.
Kini ASDP terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan serta pemangku kepentingan guna mendukung proses investigasi lanjutan. Serta memastikan seluruh aspek keselamatan, dan keamanan.
Selain itu, memastikan kelancaran operasional pelabuhan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mematuhi ketentuan keselamatan di atas kapal, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan.
Serta senantiasa mengikuti arahan awak kapal dan petugas pelabuhan demi keamanan dan kenyamanan bersama selama perjalanan penyeberangan.
PT ASDP Indonesia Ferry (persero) menduga sumber api kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Amarisa dari Deck A sisi kiri kapal. Tepatnya ruang ekonomi.
Hal itu disampaikan Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale.
"Insiden kebakaran terbatas di area Deck A sisi kiri, tepatnya di sekitar ruang ekonomi penumpang KMP Amarisa, kapal milik PT Alhadi Lampung Berjaya," ujar Windy dalam keterangan rilisnya, Senin (26/1/2026).
Berdasarkan laporan awal yang diterima pihak ASDP, kejadian kebakaran itu teridentifikasi pada pukul 09.55 WIB. Ketika itu kapal berada di posisi 05°52,902” LS / 105°47,601” BT.
KMP Amarisa diduga terbakar saat sedang berlayar di Selat Sunda dari Pelabuhan Merak, Senin (26/1/2026). Peristiwa tersebut viral melalui video yang diunggah di media sosial TikTok.
Disebutkan bahwa kapal itu sedang berlayar di Selat Sunda dari Pelabuhan Merak. Video tersebut di antaranya dibagikan oleh akun bernama indepth.
Dalam video berdurasi 12 detik itu memperlihatkan adanya kobaran api dari dekat tangga kapal. Video lainnya yang berdurasi 42 detik memperlihatkan penumpang telah berkumpul di deck kapal, lengkap dengan pelampung.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (persero) cabang Bakauheni Partogi Tamba membenarkan adanya kejadian kebakaran di kapal.
"Coba konfirmasinya ke KSOP atau BPTD mereka regulator dan yang langsung melakukan pemeriksaan," ujarnya, Senin melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (26/1/2026).
Ia mengungkap beradasar informasi yang ia dapat kapal yang terbakar KMP Amarisa. "Infonya kalo kapal, KMP Amarisa," ucapnya.
Namun untuk lebih pastinya, dia meminta untuk menunggu data rilis dari ASDP pusat. "Kejadiannya di Merak," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)