BELINYU, BABEL NEWS - Tongkang yang kandas terdampar di Pantai Pesaren Belinyu, Minggu (25/1) ternyata dalam perjalananan dari Batam menuju Pontianak. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Belinyu Kantor KSOP Pangkalbalam, Ferdi kepada Bangkapos.com, Minggu (25/1) malam.
Ferdi menyebut, tongkang tersebut bernama TK. CITRA 3003 dan sesuai dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). "Kapal tongkang itu ditarik oleh tugboat Citra 05," kata Ferdi.
Lanjut dia, dugaan awal tongkang tersebut kandas terdampar lantaran faktor cuaca buruk saat pelayaran. Sehingga ketika di tengah-tengah perjalanan, tali tongkang tersebut sengaja di lepas demi keamanan.
"Karena kru kapal (tugboat-red) cari safety dulu. Sementara tongkang di perairan aman, tugboat nya berlindung dulu akibat cuaca buruk. Kapal itu dari Batam tujuan ke Pontianak," jelasnya.
Ferdi menjelaksan, hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sehingga awak kapal tugboat memutuskan untuk mementingkan keselamatan dan keamanan terlebih dahulu.
Kemudian, diketahui bahwa kru kapal tugboat tersebut berjumlah sebanyak 10 orang. Semuanya dalam kondisi selamat dan sedang berlabuh dan berlindung di sekitaran perairan Pantai Putat Belinyu. "Berlabuh dan berlindung sementara dulu di situ sambil menunggu bantuan evakuasi," tuturnya.
Ferdi menyebut, tongkang yang kandas terdampar itu dalam kondisi kosong atau nihil muatan. Diakuinya, proses evakuasi akan dilakukan secepatnya sambil menunggu konfirmasi dari pihak owner pemilik kapal tersebut dan alat-alat tambahan untuk menarik tongkang tersebut supaya bisa mengapung kembali. "Masih nunggu owner dan peralatannya untuk evakuasi," ungkapnya.
Pihaknya bersama unsur-unsur terkait dan masyarakat setempat telah mengambil tindak lanjut untuk mencegah tongkang tersebut tidak hanyut kemana-mana. Pihaknya mengambil inisiatif dengan mengikatkan tali tongkang ke pohon-pohon di sekitaran pantai.
"Informasi terbaru, pihak pemilik kapal sudah menunjuk pihak keagenan kapal yang nanti mengurus soal petugas jaga di situ," jelasnya.
Di sisi belakang tongkang tersebut, terdapat pula tulisan CITRA 3003 BATAM. Sementara di sisi bagian depan terdapat tali yang menjuntai ke dalam air laut. Diketahui, penemuan tongkang terdampar ini terjadi di kawasan Pantai Pesaren, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka oleh seorang warga pada Minggu (25/1) pagi.
"Itu di Pesaren, daerah Lepang, masuknya Desa Bintet," kata Camat Belinyu, Lingga Pranata.
Dirinya pun mengetahui adanya tongkang yang terdampar itu setelah mendapatkan laporan dari kades setempat. Lanjut dia, dari laporan kades setempat, tongkang tersebut ditemukan dan sekilas dengan kondisi kosong tanpa muatan dan awak kapal.
"Saya sudah koordinasi dengan KSOP. Tadi sekitar jam 11 (siang-red), mereka meluncur ke lokasi bersama Polairud, KSOP, Danposlanal meluncur ke sana, tapi saya belum dapat report (laporan-red) lagi," ujarnya. (u2)