Bendungan Betung Bedarah Timur Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Tebo Kebanjiran
January 26, 2026 08:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM,MUARATEBO - Petani Desa Betung Bedarah Timur, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, terancam tidak dapat melakukan penanaman padi pada musim tanam tahun 2026.

Hal ini disebabkan rusaknya bendungan atau DAM irigasi yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air bagi areal persawahan warga.

Kerusakan bendungan tersebut mengakibatkan kebocoran cukup besar sehingga air tidak lagi dapat tertampung secara optimal, terutama untuk menghadapi musim kemarau.

Akibatnya, lahan persawahan seluas kurang lebih 533 hektare kini mengalami kekeringan dan tidak dapat diolah sebagaimana mestinya.

Perwakilan masyarakat Desa Betung Bedarah Timur, Ali Amin, mengatakan kerusakan bendungan sudah terjadi dan berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian warga.

"Tidak bisa ditanami padi tahun ini. Bendungan atau DAM yang bocor cukup besar, sehingga tidak bisa ditangani oleh petani maupun masyarakat secara mandiri," ujar Ali Amin, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, bendungan tersebut memiliki peran vital bagi petani setempat, terutama sebagai penampung air pada musim kemarau.

Tanpa adanya pasokan air yang memadai, para petani terpaksa menunda bahkan membatalkan rencana tanam padi yang seharusnya segera dilakukan dalam waktu dekat.

Ali Amin menjelaskan, masyarakat dan petani setempat sebenarnya telah berupaya melakukan perbaikan secara swadaya. 

Namun, keterbatasan kemampuan teknis dan biaya membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.

“Petani dan masyarakat sudah berusaha, tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang turun. Sementara musim tanam tahun 2026 ini sebentar lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika perbaikan tidak segera dilakukan, para petani terancam mengalami gagal tanam yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi cukup besar.

Selain itu, kondisi ini juga dikhawatirkan akan berdampak pada ketahanan pangan di tingkat desa.

Pemerintah Desa Betung Bedarah Timur, kata Ali Amin, telah mengambil langkah dengan mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Tebo.

Proposal permohonan perbaikan bendungan telah disampaikan sebagai bentuk respons atas kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.

“Pemerintah desa sudah mengirimkan surat berbentuk proposal kepada pemerintah kabupaten agar ada bantuan. Karena ini sifatnya mendadak dan sangat dibutuhkan,” katanya.

Masyarakat Desa Betung Bedarah Timur berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan memberikan solusi, baik melalui perbaikan permanen bendungan maupun langkah darurat lainnya agar pasokan air ke sawah dapat kembali normal.

Dengan semakin dekatnya musim tanam, warga berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah dapat segera direalisasikan demi menyelamatkan ratusan hektare lahan pertanian dan menjaga keberlangsungan mata pencaharian para petani setempat. (Tribunjambi.com/Sopianto)

Baca juga: Jalan Rusak di Seberang Kota Jambi Dibenahi, Mobilitas Warga Kembali Lancar

Baca juga: 20 Tahun Mengabdi, Hamdan Terharu Ikut Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu Batang Hari

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.