Ketua DPRD Respon Positif Pemasangan Stiker Penerima Bansos di Bengkulu Selatan
January 26, 2026 10:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Respon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan Juli Hartono terkait adanya pemasangan stiker bagi Masyarakat Penerima Manfaat Bantuan Sosial (Bansos) di Bengkulu Selatan.

Juli mengungkapkan, bahwa rencana pemasangan stiker permanen yang akan dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Bengkulu Selatan merupakan suatu tindakan yang bagus dan positif. Sehingga nantinya bantuan ini benar-benar tepat sasaran kepada penerima yang membutuhkan.

“Bagus dan posisif sekali, karena bentuan perhatian negara ini kepada masyarakat miskin yang memang belum mampu. Sehingga negara turun langsung untuk membantu, tapi supaya tahu dan betul bertanggung jawab warga negara kita memang harus dibuatkan stiker,” ujar Juli saat diwawancara TribunBengkulu.com, Senin (26/1/2026).

Pemasangan stiker ini nantinya dapat mempermudah membina masyarakat yang memang betul-betul berhak menerima bantuan tersebut.

Baca juga: Pedagang di Kawasan Pasar Ampera Bengkulu Selatan Ditertibkan

Karena apabila ada masyarakat yang menolak dipasangi maka diangap sudah layak dan mampu sehingga akan dicopot sebagai penerima bantuan.

“Diharapkan pemasangan stiker ini dapat mempercepat melakukan pembinaan masyarakat yang kurang mampu, sehingga nanti kalau masyarakat sudah kita bina dan sudah mampu maka insyaallah stiker itu akan dilepas dan akan dilepas juga bantuan negara yang akan kita gulirkan kepada masyarakat miskin lainnya,” ungap Juli.

Setelah adanya pemasangan stiker nantinya dapat mengurangi angka kemiskinan di Bengkulu Selatan.

Karena menurutnya validasi data ulang ini akan melihat kondisi warga yang memang betul dan berhak menerima bantuan.

“Pengurangan angka kemisikan harus sejalan dengan usaha kita untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan. Jangan sampai kita dimanipulasi yang seharusnya tidak masuk garis kemiskinan masih juga mintak dimasukan. Makanya untuk mengetahui itu masyarakat kita kontrol dan kita pasang stiker itu,” tegas Juli.

Pemasangan stiker ini merupakan tindakan yang positif, supaya rumah penerima bantuan dapat diawasi bersama baik itu dari masyarakat sekitar.

Masyarakat juga bisa melihat langsung rumah mana saja yang menerima bantuan. 

“Kami berharap adanya pemasangan stiker ini data yang kita terima betul-betul valid,” beber Juli.

Terakhir Juli menjelaskan, apabila nantinya di lapangan ada masyarakat yang menolak untuk ditempel stiker di rumahnya maka harus dengan alasan yang jelas. 

Sehingga kalau sudah mampu tidak perlu dibantu dan tidak akan dipasang stiker.

“Pemasangan stiker ini supaya masyarakat bisa membantu dan negara juga membantu sampai tingkat kesejahteraannya meningkat. Kita berharap dengan pemasangan stiker jangan ada lagi data-data palsu serta masyarakat yang menerima bantuan juga nantinya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya,” pungkas Juli.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.