Pelatih Arema FC Sebut Timnya Berantakan Gegara Gol Cepat Dewa United, Awal Buruk di Putaran Kedua
January 27, 2026 11:00 AM

SURYAMALANG.COM, SERANG - Hasil minor didapatkan Arema FC saat berkunjung ke markas Dewa United dalam lanjutan Super League 2025/2026, Senin (26/1/2026).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Banten Internasional Stadium, Serang itu, Singo Edan takluk dengan skor 2-0.

Kekalahan ini tak hanya membuat Dewa United mampu menggeser Arema FC di posisi 10 klasemen, tetapi juga meruntuhkan semangat Singo Edan ketika baru saja memulai petualangan di putaran kedua.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tak menyangka, timnya harus kembali menorehkan kekalahan.

Persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari terasa sia-sia, setelah mengalami hasil minor di awal laga.

Baca juga: Persib Guncang Dunia Usai Rekrut Bintang PSG Layvin Kurzawa: Klub Termahal, Arema FC Tertinggal Jauh

"Kami telah menghabiskan waktu 14 hari untuk membangun strategi dan berlatih."

"Tapi kami kebobolan lewat penalti di menit pertama pertandingan."

"Praktis semuanya menjadi berantakan," kata Marcos seusai pertandingan.

Buruknya Penyelesaian Akhir

Gol cepat Alex Martins pada menit 4' itu memaksa Singo Edan harus lebih berani dalam melancarkan serangan.

Di sepanjang pertandingan, Arema FC cukup leluasa dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Berbagai macam upaya dilakukan oleh Dalberto dan kawan-kawan dalam menciptakan peluang.

Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan cukup baik.

Justru sebaliknya, strategi serangan balik Dewa United justru lebih efektif.

Alex Martins mampu menambah pundi-pundi gol pada menit 43', yang membuat brace pada pertandingan yang berlangsung pada malam hari itu.

Meskipun Arema FC kerap menebar ancaman di babak kedua, namun skor 2-0 pun bertahan sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan.

"Yang ingin saya tekankan di sini adalah meminta maaf kepada para Aremania karena kami gagal mendapatkan poin."

"Saya tahu Aremania pasti kecewa. Tapi kami akan berusaha untuk lebih baik lagi," ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pemain Arema FC, Anwar Rifai.

Dipercaya tampil penuh selama 90 menit, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu mengaku kalau pertandingan ini cukup menguras tenaga.

Meskipun segala upaya telah dilakukan, namun dirinya gagal membawa pulang poin untuk Arema FC.

Anwar pun meminta maaf kepada Aremania dan kepala almarhum Kuncoro karena belum mampu mempersembahkan kemenangan dalam pertandingan ini.

"Mohon maaf untuk Aremania karena kami gagal mendapatkan poin."

"Pertandingan ini sulit, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan hasil belum berpihak kepada kami."

"Sekali lagi mohon maaf Aremania dan almarhum coach Kuncoro," tandasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.