21 Perusahaan di Aliran Air, Pencemaran Diduga Jadi Penyebab Ribuan Ikan Situ Citongtut Bogor Mati
January 27, 2026 11:07 AM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Penyebab matinya ribuan ikan secara mendadak di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri menjadi sorotan.

Fenomena tersebut dikaitkan dengan adanya isu pencemaran lingkungan yang diduga menjadi penyebab utama.

Pasalnya, aliran sungai yang bermuara ke Situ Citongtut melewati banyak perusahaan insdustri sehingga disinyalir ada limbah yang mencemari air.

Untuk memastikan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini sedang melakukan penelusuran untuk mengungkap penyebab dibaliknya.

Sampel air di Situ Citongtut telah diambil oleh tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor untuk dilakukan pengujian.

Setelah hasil uji laboratorium keluar, maka langkah selanjutnya DLH akan melakukan pencocokan unsur yang terkandung dengan limbah perusahaan.

"DLH lagi mengidentifikasi sekaligus menginvestigasi lah ya secara langsung, kalaupun ada pencemaran gitu misalnya, pencemaran darimana," ujar Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, Selasa (27/1/2026).

Namun, dalam melakukan investigasi ini pihaknya menghadapi sejumlah kendala salah satunya adalah karna banyaknya perusahaan yang dilewati oleh aliran anak kali tersebut.

Teuku Mulya mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan timnya di lapangan, terhitung ada puluhan perusahaan yang dilewati oleh anak kali tersebut.

"Karena problem utamanya itu anak kalinya mengalir di bawah 21 perusahaan, di bawah pabrik-pabriknya anak kali itu lewat. Jadi kita kita agak repot mengidentifikasi pabrik mana yang membuang limbah sebenarnya," katanya.

Kendati demikian, ia memastikan penyebab matinya ribuan ikan di Situ Citongtut akan diusut tuntas agar tidak terulang kembali.

Pemerintah daerah juga akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang tidak bertanggungjawab dan terbukti melakukan pencemaran lingkungan.

"Kita upayakan memberikan sanksi-sanksi juga kalau misal terjadi pelanggaran atau pencemaran yang dilakukan secara sengaja," katanya.

Fenomena itupun membuat geger warga sekitar hingga viral di media sosial dan menjadi perbincangan karena diduga adanya pencemaran lingkungan.

Dalam video yang beredar memperlihatkan berbagai jenis ikan mati massal mengambang di permukaan air.

Bahkan ikan sapu-sapu yang terkenal memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat pun menyerah dalam konsidi ini.

Penyebab fenomena mengertikan itupun hingga kini belum diketahui secara pasti dan masih menjadi teka-teki.

Dalam video lainnya, nampak sejumlah relawan sedang membersihkan bangkai ribuan ikan tersebut karena baunya tak sedap mengganggu warga sekitar.

Merespons hal itu, Pemertintah Kabupaten Bogor akan menindaklanjuti kejadian yang tak biasa tersebut.

"Akan kita tindaklanjuti," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Ia pun menginstruksikan kepada dinas terkait untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung.

"Sudah saya perintahkan untuk cek dan recheck," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.