TRIBUN-MEDAN.com - Pekan ke-22 Liga Italia 2025-2026, AC Milan hanya bermain imbang atas AS Roma pada Senin (26/1/2026) WIB.
AC Milan bermain imbang 1-1 atas AS Roma.
Hasil tersebut, membuat AC Milan agak tersendat mengejar pemuncak klasemen Inter Milan.
Inter saat ini memimpin dengan perolehan 52 poin.
AC Milan di runner up mengoleksi 47 poin dan AS Roma menyusul di peringkat 3, dengan 43 poin.
Di posisi 4 dan 5 ada Napoli dan Juventus.




















Pelatih legendaris, Fabio Capello, memberikan prediksi menohok soal kans AC Milan di Liga Italia 2025-2026 usai bermain imbang lawan AS Roma.
Pertandingan tersebut berjalan alot sejak babak pertama, di mana I Lupi tampil lebih dominan dan bisa menciptakan berbagai peluang untuk mencetak gol.
Baca juga: Ditanggapi Langsung KPK, Pesan Noel Hati-hati Pak Menkeu Purbaya Ganggu Pesta Para Bandit
Baca juga: Beraninya Noel Bilang Siap Dihukum Mati jika Terbukti Korupsi, tapi Jika tidak . . .
Namun AC Milan menjadi tim pertama yang sukses mencetak gol lewat tandukan Koni De Winter pada menit ke-62.
Tetapi keunggulan itu disamakan oleh I Giallorossi pada menit ke-74 lewat eksekusi penalti Lorenzo Pellegrini.
Jika melihat hasil, Milan dianggap sukses pada laga ini. Namun hal ini tak diamini oleh mantan pelatihnya, Fabio Capello.
“Kemarin, Milan bermain buruk di babak pertama, kurang visi,” buka Capello, dikutip BolaSport.com dari Tuttosport.
“Mereka tampak seperti tim yang bermain dengan metode coba-coba. Saya terkejut betapa pasifnya dua penyerangnya tanpa bola,” lanjutnya.
Baca juga: Ayah Lula Lahfah Akhirnya Bicara, Reza Arap Diperiksa Diduga Tahu Penyebab Meninggalnya Sang Putri
Karena penampilan yang ditampilkan Milan, Capello memberi prediksi menohok untuk kans pasukan Massimiliano Allegri di Liga Italia.
Di mata Capello, penampilan I Rossoneri saat melawan Roma tampak seperti tim yang kurang karakter.
Tak hanya itu, Rafael Leao dkk. juga bermain seperti tak punya ciri khas permainan di pertandingan tersebut.
Hal ini membuatnya ragu jika Milan bisa mengejar Inter Milan dan bersaing meraih scudetto musim ini.
Apalagi hasil imbang melawan Roma membuat I Diavolo Rosso kini berjarak lima poin dari rival sekotanya itu.
“Milan saat itu kurang berkarakter, dan tanpa ciri khas yang selalu terlihat di setiap pertandingan sebagai tim yang percaya diri dengan kekuatannya sendiri,” tambahnya.
“Saya rasa sulit bagi mereka untuk mengejar Inter, yang justru memiliki kepribadian unik,” pungkasnya.
Prediksi menohok dari Capello ini sejatinya sudah diakui oleh Allegri sejak jauh-jauh hari.
Sebelum melawan Roma, dia merasa timnya tak sanggup bersaing dengan Inter untuk memperebutkan scudetto.
• Ayah Lula Lahfah Akhirnya Bicara, Reza Arap Diperiksa Diduga Tahu Penyebab Meninggalnya Sang Putri
Malahan Allegri menyebut objektif Milan saat ini adalah memperebutkan posisi empat besar alias zona Liga Champions.
“Kini tersisa 4 tim untuk 3 tempat (di 4 besar), karena saya tidak memasukkan Inter,” ucap Allegri sebelum lawan Roma.
“Mereka bermain sangat baik dan memiliki proyeksi 90 poin (di akhir musim),” lanjut pria yang kerap disapa Max itu.
Hasil imbang kontra Roma itu membuat persaingan memperebutkan peringkat kedua hingga keempat klasemen Liga Italia kian memanas.
Selain Milan, masih ada Roma, Napoli, Juventus, dan Como yang berpeluang besar finis di zona empat besar.
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Sumber: bolasport.com