TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Walimatut Tasyakur Lil Ikhtitam sekaligus Khaul ke-30 Almaghfurlah KH Muhammad Abbas digelar di Pondok Pesantren Imadutthulabah, Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (27/1/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Magelang Sahid bersama para kiai, alim ulama, santri, alumni, dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Sahid menyinggung pentingnya peran pesantren dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak. Ia mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Imadutthulabah yang dinilai konsisten menjaga tradisi pendidikan pesantren di tengah arus modernisasi.
"Atas nama pribadi, pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Magelang, kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi pondok pesantren dalam mencetak generasi santri yang unggul dan berakhlakul karimah," ujar Sahid.
Ia mengatakan, khataman bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada masyarakat.
"Khataman bukan garis akhir. Ini adalah bekal untuk melanjutkan perjuangan mencari ilmu agar para santri kelak menjadi pribadi yang bermartabat dan bermanfaat bagi umat," katanya.
Menurut Sahid, pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan keseimbangan antara ilmu dan akhlak. Para santri tidak hanya dibekali pemahaman keagamaan, tetapi juga nilai keteladanan, adab, dan akhlakul karimah kepada para kiai dan guru.
"Ilmu dan akhlak tidak bisa dipisahkan. Pesantren adalah tempat terbaik untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa," tegasnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peringatan Khaul ke-30 KH Muhammad Abbas. Sahid menyebut khaul sebagai momentum untuk meneladani perjuangan almarhum dalam membina umat dan membangun pendidikan pesantren yang kokoh.
"Khaul ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan KH Muhammad Abbas dalam membangun umat dan pendidikan Islam," ujarnya.
Mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Imadutthulabah, KH Usman Ali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Bupati Magelang yang berkenan hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap acara ini dapat mempererat silaturahmi antara santri, pengasuh, dan orang tua santri, serta para santri mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara. (tro)