Laporan Wartawan Tribun Gayo Romadani | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali yang akrab disapa Abu Sibreh, melakukan kunjungan silaturrahmi ke tiga kabupaten di wilayah tengah Aceh, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Kunjungan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilakukan bersama kapasitasnya sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Aceh.
Abu Sibreh menyampaikan kepada TribunGayo.com, Senin (26/1/2026) bahwa agenda utama kunjungan ini adalah mempererat silaturrahmi dengan para ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Ia menjelaskan, pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di kawasan tersebut, dirinya belum sempat berkunjung akibat keterbatasan akses jalan.
“Alhamdulillah, kali ini bisa bersilaturrahmi langsung karena sebelumnya terkendala akses jalan belum memungkinkan,” ujarnya.
Selain silaturrahmi, kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi antara MPU Aceh dengan MPU kabupaten, para ulama, serta tokoh masyarakat dalam rangka menjaga dan membentengi akidah umat.
Menurut Abu Sibreh, situasi pascabencana kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mempengaruhi akidah dan praktik ibadah masyarakat.
“Sudah menjadi kebiasaan, ketika terjadi bencana, ada saja yang mencoba memanfaatkan kondisi ini untuk mempengaruhi aqidah dan ibadah masyarakat.
Karena itu, umat perlu dijaga dan dibentengi,” tegasnya.
Melalui koordinasi tersebut, MPU Aceh juga menyampaikan perkembangan dan dinamika yang terjadi di daerah lain agar dapat menjadi bahan antisipasi bersama.
Ia menekankan pentingnya kerjasama lintas daerah dalam menjaga ketahanan keagamaan masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada dukungan dan kebersamaan dengan ulama serta tokoh masyarakat setempat,” pungkasnya.
Wilayah Gayo di Aceh baru-baru ini dilanda bencana banjir bandang dan longsor yang menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur pada akhir November 2025.
Ribuan warga di Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah terisolasi akibat jalan dan jembatan putus serta rusak.
Tak hanya itu, sejumlah warga juga meninggal akibat banjir bandang dan longsor. (*)
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Stabil Hari Ini 27 Januari 2026
Baca juga: Yayasan AZ Zahrah Bireuen Bantu Alumni dan Santri yang Terdampak Bencana di Aceh Tengah-Bener Meriah
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Kembali Naik, Diprediksi Tembus Rp 3 Juta per Gram