SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo di Pacitan mengakibatkan dua sekolah dasar (SD) di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mengalami kerusakan, Selasa (27/1/2026).
Gempa yang berpusat di Pacitan tersebut menyebabkan kerusakan pada SDN 3 Manggis serta SDN 1 Terbis, Kecamatan Panggul.
"Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, gempa bumi berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan, terutama kerusakan pada dinding kelas," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi, Selasa (27/1/2026).
Baca juga: Dampak Gempa Bumi Pacitan di Trenggalek, Kantor Kecamatan Dongko Rusak dan 3 Orang Terluka
Bedasarkan penelusuran SURYAMALANG.COM, di SDN 3 Manggis, kerusakan meliputi atap wuwung dan plafon kantor dan ruang kelas VI yang runtuh.
Tembok ruang kelas retak, lantai kantor retak, serta kondisi tembok ruang kelas VI yang mengalami kemiringan.
Sementara itu, di Desa Terbis, gempa mengakibatkan kerusakan ringan pada SDN 1 Terbis, berupa retaknya tembok ruang kelas V dan VI.
Stefanus menjelaskan, sejumlah petugas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan asesmen dampak.
Tim yang turun ke lapangan terdiri dari unsur TRC-PB Kecamatan Panggul, Babinsa Desa Manggis dan Terbis, petugas Pos Unit BPBD Wilayah Panggul, Trantib Kecamatan, serta pihak sekolah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 5,5 di Perairan Pacitan Jatim, Terasa Sampai Malang dan Sidoarjo
Selain di Kecamatan Panggul, gempa juga menimbulkan kerusakan di Kecamatan Dongko.
Genting atap Kantor Kecamatan Dongko runtuh hingga menyebabkan tiga orang yang sedang lari keluar gedung terluka akibat tertimpa genting.
Seorang korban, Sukamdi mengatakan ada tiga orang yang menjadi korban atau terluka akibat tertimpa genting tersebut.
Selain Sukamdi, ada seorang ASN perempuan, dan seorang mahasiswa magang yang juga jadi korban luka.
Sukamdi yang merupakan Pengadministrasi Perkantoran Seksi Perekonomian dan Pembangunan, Kecamatan Dongko saat itu sedang melayani masyarakat.
Saat terjadi gempa bumi dengan getaran yang sangat hebat seisi Kantor Kecamatan Dongko lari keluar gedung
"Saat itu saya ada di pelayanan, ada masyarakat yang sedang mengurus pelayanan tiba-tiba terjadi gempa, akhirnya lari keluar, tiba-tiba ada genting runtuh yang menyebabkan tiga luka ringan," kata Sukamdi.