TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Rencana revitalisasi kawasan bisnis Kebondalem, Purwokerto, kembali memantik harapan sekaligus keresahan para pedagang kaki lima (PKL).
Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkop UKM) Kabupaten Banyumas berencana melakukan optimalisasi Pasar Sarimulyo sebagai tempat penampungan.
Langkah ini diambil untuk merespons keinginan eks PKL yang ingin kembali berdagang di "lahan basah" Kebondalem.
Baca juga: Ketua DPRD Agus Priyanggodo Tanggapi Rencana Revitalisasi Kebondalem Purwokerto
Kepala Dinkop UKM Banyumas, Gatot Eko Purwadi mengakui kondisi Pasar Sarimulyo saat ini memang lesu.
"Intinya sebenarnya Pasar Sarimulyo pasarnya saat ini memang sepi. Kita nanti optimalisasi untuk menampung teman-teman PKL," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (27/1/2026).
Gatot memastikan, meski proses pemanfaatan lahan oleh investor sedang berjalan, pesan Bupati Banyumas sangat jelas: revitalisasi tidak boleh mengorbankan pelaku usaha kecil.
"Pada saat itu sudah jadi kawasan bisnis, otomatis geliat ekonominya lebih tinggi. Pasar Sarimulyo tentu menerima manfaat," tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kebondalem, Mustangin menggambarkan nasib rekan-rekannya sangat memprihatinkan pasca-relokasi.
Kondisi usaha mereka di Pasar Sarimulyo ibarat "mati suri" jika dibandingkan saat masih menempati Kompleks Kebondalem.
Data berbicara, jumlah pedagang menyusut drastis karena bangkrut.
"Dari teman-teman saya yang berjumlah 137 UMKM, sekarang yang berjalan sekira 27 orang. Itu juga sudah kesusahan," ungkap Mustangin pilu.
Mustangin pun mengungkit janji lama pemerintah daerah.
Ia menceritakan, saat relokasi tahun 2017 di era Bupati Achmad Husein, mereka dipindah ke Pasar Sarimulyo dengan alasan penyelesaian sengketa lahan antara Pemkab dan PT GCG.
Kala itu, pedagang dijanjikan hanya pindah sementara.
"Kita pindah ke pasar itu sudah dijanjikan akan kembali ke tempat semula seandainya sudah diperbaiki.
Namun selama ini belum diperbaiki bertahun-tahun," keluhnya.
Kini, dengan adanya rencana menghidupkan kembali gedung mangkrak eks Metro Jaya, Mustangin berharap Pemkab menepati janji untuk mengembalikan kejayaan UMKM di pusat kota tersebut. (fba)