Dampak Gempa Bantul Magnitudo 4,5, Teras Rumah Warga di Prambanan Sleman Roboh Menimpa Dua Orang
January 28, 2026 10:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,5 yang berpusat di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (27/1/2026) siang, menyebabkan kerusakan bangunan di wilayah Prambanan, Sleman.

Di dusun Terto Gayam, Kelurahan Gayamharjo, sebuah teras rumah warga roboh dan material bangunan yang roboh dilaporkan mengenai dua orang pemiliknya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa karena semua korban selamat, meski menderita luka-luka. 

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengungkapkan dua korban tertimpa teras roboh di Gayamharjo, Prambanan, Sleman akibat gempa adalah Paiyem (50) dan menantunya Yuli (40).  

Korban Paiyem, saat kejadian kepalanya sempat terkena benturan dan tidak sadarkan diri. 

"Paiyem sempat pingsan dan kepalanya kena benturan, sekarang sudah sadar dan sehat. Menantunya juga nggak papa. (Hanya) bengkak kakinya," kata Bambang, Rabu (28/1/2026). 

BPBD Kabupaten Sleman bersama warga dan relawan telah melakukan penanganan.

Puing-puing bangunan teras yang runtuh telah dibersihkan. Bantuan logistik pangan dan non pangan juga telah diberikan, kepada keluarga terdampak. 

Sebagaimana diketahui, gempa magnitudo 4,5 mengguncang Bantul pada pukul 13.15 WIB, Selasa siang kemarin.

Episentrum gempa berada di 7.87 LS - 110.49 BT, 16 kilometer Timur Bantul, DIY di kedalaman 11 kilometer.

Gempa ini dirasakan di wilayah Yogyakarta hingga sebagian Jawa Tengah.

Di wilayah Sleman, tepatnya di Pengadilan Negeri Sleman gempa dirasakan sebentar namun guncangannya cukup kuat.

Guncangan gempa kuat ini menyebabkan orang-orang yang sedang menunggu jalannya persidangan langsung berhamburan keluar gedung. 

Baca juga: Dua Gempa Tektonik Terasa di DIY: BPPTKG Sebut Aktivitas Merapi Normal

Cuaca Ekstrem

Selain gempa yang menyebabkan teras rumah di Prambanan roboh, wilayah Sleman pada Selasa (27/1/2026) kemarin juga dilanda cuaca ekstrem, yang berdampak sejumlah kejadian bencana.

Antara lain dinding ambrol dan pohon tumbang di wilayah Ngaglik dan Seyegan. 

Di Ngaglik, bencana pohon tumbang terjadi di Jalan Kapten Haryadi, Drono Sardonoharjo.

Sebuah pohon tumbang melintang di jalan dan menimpa kendaraan mobil yang melintas.

Sedangkan bencana dinding ambrol akibat hujan deras terjadi di sebuah perumahan di Kalurahan Minomartani.

Dinding yang ambrol memiliki panjang 16 meter dan tinggi 2 meter. 

"Di Seyegan, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah. Ini terjadi di Mrian 11 RT 05 RW 22 Margomulyo. Sudah terkondisi," terang dia.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.