Pakubuwono XIV Purbaya Absen di Jumenengan Mangkunegara X, GKRP Timoer: Ada Urusan Mendadak
January 28, 2026 10:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Momen sakral peringatan kenaikan takhta atau Tingalan Jumenengan ke-4 KGPAA Mangkunegara X pada Selasa (27/1/2026) menjadi pusat perhatian publik. 

Namun, ada satu sosok penting yang tampak absen dalam prosesi adat di Praja Mangkunegaran tersebut, yakni Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sinuhun Pakubuwono (PB) XIV Purbaya.

Misteri Ketidakhadiran Sang Raja

Meski undangan resmi telah dilayangkan oleh pihak Mangkunegaran, Sinuhun Purbaya dipastikan tidak bisa menghadiri upacara tersebut. 

Kabar ini dikonfirmasi langsung melalui unggahan media sosial GKRP Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya.

Terkait alasan absennya sang Raja, GKRP Timoer menjelaskan bahwa ada agenda krusial yang tidak bisa ditinggalkan di Ibu Kota.

“Diundang, tapi memang berhalangan hadir. Karena ada urusan mendadak terkait acara beliau yang di Jakarta kemari,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pengageng Parentah PB XIV Purbaya, KGPHAP Dipokusumo. 

Ia menyebutkan bahwa jadwal Sinuhun memang tengah padat dengan berbagai tugas kerajaan dan agenda personal.

“Beliau ke Jakarta. Hari ini sadranan. Ada yang ke Imogiri pembagian tugas. Agendanya bermacam-macam,” terang KGPHAP Dipokusumo tanpa merinci detail pertemuan di Jakarta tersebut.

Baca juga: PB XIV Hangabehi Hadiri Tingalan Jumenengan ke-4 Mangkunegara X di Solo, PB XIV Purbaya Tak Datang

Kehadiran Kerabat Keraton: Dukungan Secara Pribadi

Walaupun pucuk pimpinan Keraton Surakarta berhalangan, jalinan silaturahmi antar-kerajaan tetap terlihat hangat. 

Sejumlah kerabat Keraton Kasunanan terpantau hadir secara pribadi untuk memberikan penghormatan.

GKRP Timoer, yang datang didampingi RAy Febri Hapsari, menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk apresiasi sebagai sesama kerabat kerajaan.

“Kami selaku kerabat Keraton Kasunanan Surakarta merasa terhormat mendapatkan undangan dari KGPAA Mangkunegara X hari ini jumenengan ke-4. Semoga yang menjadi harapan kerabat Mangkunegaran bisa diwujudkan,” jelasnya.

Selain itu, deretan tokoh penting lainnya turut menyemarakkan suasana. 

Tampak hadir Pakubuwono XIV Hangabehi yang didampingi GKR Koes Murtiyah Wandansari, serta Ketua Eksekutif LDA KPH Eddy Wirabhumi. 

Dari jajaran pemerintahan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Selvi Ananda, serta Wali Kota Solo Respati Ardi, juga terlihat mengikuti jalannya prosesi dengan khidmat.

Baca juga: Jejak Darah Biru Ibu Tien Soeharto, Ternyata Cucu Mangkunegara III, Sosok Raja yang Berjiwa Seni

Makna di Balik Sakralnya Jumenengan

Peringatan kenaikan takhta KGPAA Mangkunegara X bukan sekadar seremoni biasa. 

Acara ini merupakan refleksi legitimasi kekuasaan yang diwariskan turun-temurun di Kadipaten Mangkunegaran.

Diiringi tarian pusaka Beksan Bedhaya Anglir Mendung yang penuh filosofi, ritual ini menjadi simbol syukur sekaligus doa untuk kelestarian sejarah dan kepemimpinan di tanah Jawa. 

Kehadiran para tamu lintas generasi dan instansi mempertegas bahwa tradisi ini tetap menjadi pilar budaya yang kokoh di tengah modernitas Kota Solo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.