Beasiswa Bundling LPDP 2026 untuk Studi Luar Negeri, Begini Ketentuannya
Berita Hari Ini January 28, 2026 12:57 PM
Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 1 Tahun 2026 telah dibuka. Pendaftaran program ini berlangsung mulai 22 Januari hingga 23 Februari 2026. Program beasiswa tersedia untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).
Bagi pendaftar yang berencana melanjutkan studi ke luar negeri, ada skema bundling yang bisa dipilih. Beasiswa Bundling LPDP memberikan kesempatan bagi pendaftar untuk mendaftar dua program beasiswa sekaligus.
Skema ini umumnya terbuka bagi pendaftar yang memilih Beasiswa Kemitraan (Co-Funding). Namun, ada sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan dari skema bundling. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Beasiswa Bundling merupakan skema beasiswa yang memungkinkan calon peserta untuk melakukan pendaftaran pada dua program beasiswa secara bersamaan.
Pada seleksi LPDP Tahap 1 Tahun 2026, calon penerima Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) dapat memanfaatkan skema ini dengan mendaftar secara paralel pada Beasiswa Kemitraan dan salah satu Beasiswa Lainnya, seperti Beasiswa STEM Industri Strategis atau Beasiswa SHARE, khusus untuk tujuan studi luar negeri.
Sebagai contoh, peserta dapat mendaftar pada Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) LPDP - UNSW Doktor dan salah satu program Doktor Beasiswa Lainnya (Beasiswa STEM Industri Strategis atau Beasiswa SHARE) tujuan luar negeri.
Ketentuan Beasiswa Bundling LPDP
Perbesar
Ilustrasi beasiswa. Foto: Shutterstock
Berdasarkan ketentuan di laman LPDP, pendaftar dengan skema bundling wajib melakukan pendaftaran secara paralel lewat:
Aplikasi pendaftaran Beasiswa LPDP melalui laman https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/ sesuai jadwal dan ketentuan yang ditetapkan.
Aplikasi pendaftaran Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) di kampus tujuan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi.
Lalu, ada ketentuan penting dalam skema bundling LPDP yang perlu diperhatikan, yakni:
Pendaftar yang lolos seleksi pada program Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) LPDP wajib menempuh studi di program studi di kampus yang dipilih.
Apabila dinyatakan lulus pada program Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) LPDP, pendaftar tidak dapat berpindah ke program studi, perguruan tinggi, maupun program Beasiswa LPDP lainnya. Hal ini dapat menyebabkan pembatalan kelulusan.
Pendaftar yang tidak lolos seleksi Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) akan tetap diproses pada program Beasiswa Lainnya yang dipilih, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Program Beasiswa Bundling yang Dibuka pada Tahap 1 Tahun 2026
Perbesar
Ilustrasi mahasiswa. Foto: Pexels
Pada tahun 2026, terdapat sejumlah program kemitraan yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa jenjang magister dan doktor. Program-program ini dapat didaftarkan melalui skema Beasiswa Bundling LPDP bersama dengan Beasiswa STEM Industri Strategis atau Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Economics).
Berikut daftar program beasiswa kemitraan yang dibuka pada LPDP Tahap 1 tahun 2026.
Beasiswa LPDP - UNSW Program Doktor
Beasiswa LPDP - NUS Program MSVC
Beasiswa LPDP - NTU Program MBA
Beasiswa LPDP – Tshinghua University Master of Finance
Beasiswa LPDP - University of Dundee United Kingdom Program Doktor Bidang Ilmu Hayati (Life Sciences)
Beasiswa LPDP - University of Dundee Program Master Bidang Energi dan Ilmu Hayati (Life Sciences)
Beasiswa LPDP - University of Dundee Program Doktor Bidang Energi
Beasiswa LPDP - UST Korea Program Master dan Doktor
Beasiswa LPDP - France Program Master
Beasiswa LPDP - NTU Program Doktor
Beasiswa LPDP - NUS Business School Program Master