PROFIL Budisatrio Djiwandono, Ponakan Prabowo Disebut Akan Gantikan Sugiono sebagai Menlu
January 28, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM – Isu reshuffle jilid V Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali menguat.

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat tujuh menteri yang disebut-sebut akan diganti Presiden Prabowo, yakni:

Baca juga: Bocoran Reshuffel Jilid 5 Kabinet Merah Putih, Ponakaran Prabowo Calon Menteri Luar Negeri

Menko PMK Pratikno

Menteri Luar Negeri Sugiono

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono

Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid

Menteri HAM Natalius Pigai

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri

Salah satu posisi yang santer dikabarkan akan mengalami pergantian adalah Menteri Luar Negeri.

Menlu Sugiono disebut bakal digantikan oleh Budisatrio Djiwandono, politisi Partai Gerindra yang juga merupakan ponakan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Mencuat Usai Pernyataan Utut Adianto

Nama Budisatrio Djiwandono mencuat setelah Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, melontarkan pernyataan bernada canda yang menyiratkan kemungkinan Budisatrio berpindah dari legislatif ke eksekutif.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi publik terkait kemungkinan penunjukan Budisatrio sebagai menteri atau pejabat setingkat menteri di Kabinet Prabowo.

Namun saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu menegaskan dirinya masih fokus menjalankan tugas di DPR.

“Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” kata Budisatrio di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan belum ada rencana meninggalkan DPR RI untuk bergabung ke pemerintahan.

Profil Budisatrio Djiwandono

Budisatrio Djiwandono memiliki nama lengkap Gerardus Budisatrio Djiwandono.

Ia lahir di Jakarta pada 25 September 1981.

Budisatrio merupakan putra dari Joseph Sudrajad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga merupakan adik dari Thomas Djiwandono, mantan Wakil Menteri Keuangan yang kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Pendidikan

SMA: Berkshire School, Amerika Serikat

Perguruan Tinggi: Clark University, Amerika Serikat

Fokus studi: Government and International Relations
Karier Politik

Karier politik Budisatrio dimulai melalui organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR).

Wakil Ketua Umum TIDAR (2008–2016)

Ketua Bidang Investasi dan Pasar Modal DPP Gerindra (2012)

Ketua DPD Gerindra Kalimantan Utara (2015–2018)

Anggota Dewan Pembina DPP Gerindra (2020–2025)

Ketua Bidang Pertanian DPP Gerindra (2020–2025)

Organisasi

Budisatrio juga aktif di dunia olahraga dan kepemudaan:

Bendahara Umum PP Perbasi (2015–2016)

Sekretaris Jenderal PP Perbasi (2016–2019)

Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia (2021–2025)

Pengalaman Bisnis

Selain politik, Budisatrio memiliki rekam jejak di sektor bisnis, di antaranya:

Wakil Direktur Utama PT Nusantara Energy

Wakil Direktur Utama PT Kertas Nusantara

Direktur Utama PT Nusantara Pandu Energi

Direktur Utama PT Kurnia Tidak Abadi

Komisaris PT Satrio Putra Tidar
 
Karier di DPR RI

Budisatrio mulai menjabat sebagai anggota DPR RI sejak 2019.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI (2019–2024)

Wakil Ketua Komisi I DPR RI (2024–sekarang)

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI
 
Harta Kekayaan Budisatrio Djiwandono

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2024:

Total kekayaan: Rp44.042.831.803

Total utang: Rp25.959.895.077

Kekayaan bersih: Rp18.082.936.726

Rincian Aset

Tanah dan bangunan di Jakarta Selatan: Rp22.792.000.000

Mobil Honda sedan tahun 2019: Rp600.000.000

Harta bergerak lainnya: Rp3.645.000.000

Surat berharga: Rp15.030.000.000

Kas dan setara kas: Rp1.975.831.803

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.