SRIPOKU.COM, SEKAYU--Dalam kurun waktu satu hari, Satres Narkoba Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Muba.
Ada tiga tersangka pengedar dengan total barang bukti lebih dari 31 gram sabu yang diamankan petugas.
Kasat Narkoba Polres Muba IPTU Budi Mulya melalui Kasi Humas AKP S. Hutahaean mengatakan penangkapan sejumlah pengedar setelah sebelumnya Satres Narkoba Polres Muba menerima laporan terkait peredaran narkoba pada sejumlah wilayah.
"Ketiga pengungkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat yang kami dalami melalui penyelidikan intensif di lapangan. Dalam satu hari, tiga tersangka berhasil diamankan di lokasi berbeda,"ujar Hutahaean, Rabu (28/1/2027).
Penangkapan pertama dilakukan pada Selasa, 20 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di lokasi sumur minyak Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan.
"Satres Narkoba Polres Muba mengamankan Suhardi (39) beserta barang bukti dua paket sabu seberat bruto 5,55 gram, satu wadah plastik dari pipa paralon, tisu, plastik bening, serta satu unit ponsel,"ungkapnya.
Kemudian pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, polisi menggerebek belakang rumah kontrakan di Dusun II Desa Toman, Kecamatan Babat Toman dan mengamankan Muhamad Yanche (33).
"Pada lokasi kedua petugas menemukan 28 paket sabu seberat bruto 7,04 gram, satu kotak plastik, satu unit ponsel, dan satu helai celana pendek. Tersangka mengakui barang tersebut dititipkan kepadanya untuk dijual kembali,"ungkapnya.
Masih di hari yang sama, hasil pengembangan membawa petugas ke rumah kontrakan lain di Desa Toman.
Polisi kembali mengamankan Irawan (38) dengan barang bukti 50 paket sabu seberat bruto 19,03 gram, yang disimpan dalam beberapa wadah minyak rambut, satu tas sandang berisi plastik klip, timbangan digital, serta dua unit ponsel.
"Ketiga tersangka saat ini telah diamankan di Polres Muba dan dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memutus jaringan peredaran narkoba di wilayah Muba," tegasnya